bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku IKM Produk Elektronika


Lian,    24 September 2021,    22:11 WIB

Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku IKM Produk Elektronika
Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku IKM Produk Elektronika

Tangsel-mediaindonesianews.com:  Lampu sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat untuk penerangan. Berbagai jenis lampu tersedia mulai dari lampu pijar hingga lampu Light-emitting diode (LED) yang memancarkan cahaya lewat aliran listrik sehingga relatif tidak menghasilkan banyak panas ketimbang lampu pijar. Lampu LED juga menjadi lampu paling hemat mengonsumsi listrik di antara jenis lampu lainnya. Itu sebabnya lampu jenis ini banyak dicari.


Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku IKM Produk Elektronika

Di Indonesia sendiri banyak orang yang lebih memilih penerangan dengan lampu putih khususnya LED, dibandingkan dengan bohlam cahaya kuning. Lampu LED, sinarnya lebih terang dan konsumsi listrik yang rendah serta cenderung lebih awet.

Permintaan akan lampu LED ini menggerakkan komunitas penggerak OK OCE untuk memberikan pelatihan bagi mereka yang ingin membuka lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan kurikulum gerakan sosial OK OCE Indonesia, yakni 7 TOP (Tahapan OK OCE Prima) dalam tahap 3 dan 4 adalah pelatihan dan pendampingan. Dalam mewujudkan tahapan guna menciptakan lapangan kerja baru, OK OCE bersama Kementrian Perindustrian mengadakan pelatihan khususnya produk elektronik yakni LED beberapa waktu lalu.

Ketua OK OCE Kemanusiaan, Salman mengatakan bahwa, Program pelatihan LED adalah bagian dari program Bantuan Modal Usaha OK OCE Kemanusiaan untuk penciptaan lapangan kerja bagi fakir miskin dengan total 20 penerima manfaat.


“Tidak hanya itu, pelatihan ini juga diharapkan agar mereka memiliki kemampuan pembuatan lampu LED sehingga mampu berbisnis lampu LED.” katanya

Lebih lanjut dikatakan Salman bahwa, OK OCE Indonesia akan membuka pasar untuk menyerap produk yang dihasilkan dari pelatihan tersebut.

Sementara itu Ketua OK OCE LED, Arya menjelaskan bahwa pelatihan dilaksanakan selama 8 hari, terdiri dari 2 pembagian sesi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Seketaris Kementrian Perindustrian Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kunti Bratajaya dan Wakil Ketua Umum OK OCE, Sahmulla Rivqi. Kegiatan ini diharapkan melatih keterampilan para peserta dan membangun jiwa enterpreneur dalam rangka menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja membangun pertumbuhan perekonomian Tangsel khususnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS