bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Tanaman Nipah Potensi Kekayaan Alam di Babel


Lian,    24 September 2021,    22:10 WIB

Tanaman Nipah Potensi Kekayaan Alam di Babel
Tanaman Nipah Potensi Kekayaan Alam di Babel

Babel-mediaindonesianews.com: Tanaman nipah menjadi salah satu potensi kekayaan alam Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang kini semakin dikembangkan. Tidak hanya buahnya, daun hingga lidi dari tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Potensi produk nipah kini sudah masuk ke pasar internasional, peluang ini menjadikan pemanfaatan nipah dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. 


Tanaman Nipah Potensi Kekayaan Alam di Babel

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Babel, Melati Erzaldi terus berupaya menggiring kreativitas kerajinan lidi dan daun nipah yang memiliki nilai tambah sehingga dapat memasuki pasar internasional.

Pada April 2021, Melati Erzaldi mencanangkan Deskranasda Craft menjadi sentra kerajinan lidi nipah karena mampu mengembangkan sentra kerajinan untuk masyarakat dengan sangat pesat. Peningkatan jumlah pesanan lidi nipah tersebut, membuktikan produk daerah memiliki kualitas yang baik dan inovasi dan mampu bersaing di tingkat dunia.

“Lidi nipah merupakan produk samping pohon nipah atau Nypa fruticans. Pohon ini sejenis palem yang hidup di lingkungan hutan bakau atau di sekitar daerah pasang surut dekat tepi laut. Salah satu upaya dalam mengembangkan produk ini perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan, hingga diadakan Bimtek Pengembangan Produk Lidi Nipah di Kepulauan Bangka Tengah, 21 September 2021 dan kami berharap hal tersebut memotivasi pengrajin nipah di Bangka Belitung.” ujarnya.


Sementara Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE, hadir pada kegiatan ini memberikan pendampingan demi terwujudnya lapangan kerja baru serta memberikan semangat kepada warga pengrajin.

“Saya bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung membuka acara dan memberi semangat kepada para pengrajin indusri kecil yang mengikuti Bimtek Pengembangan Produk Lidi Nipah, potensi Lidi Nipah yang sudah diekspor bahan bakunya ini sangat besar. Warga dilatih untuk membuat produk jadi yang mempunyai nilai tambah sehingga bisa mengekspor dalam bentuk barang kreatif dan penuh manfaat,” ungkap Iim.

Iim  berharap semoga dengan adanya bimtek yang diberikan oleh para instruktur Lembaga IKM Matahari ini semoga dapat memberikan keterampilan baru buat masyarakat sehingga Lapangan Kerja semakin tercipta melalui kewirausahaan dan OK OCE melakukan pendampingannya. (Lian)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS