bendera

Kamis, 03 September 2026    06:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Peduli Kaum Difabel, SIGAB Dan AIPJ2 Lakukan Seminar Serta Sosialisasi


Ips,    29 Oktober 2020,    16:22 WIB

Peduli Kaum Difabel, SIGAB Dan AIPJ2 Lakukan Seminar Serta Sosialisasi
Webminar

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dalam rangka mensosialisasikan PP No. 39 Tahun 2020 yang telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo. Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Australia, melalui program Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2) ini,  menyelenggarakan Seminar Nasional tentang “Akomodasi yang Layak bagi Penyandang Disabilitas dalam Proses Peradilan,” secara daring pada Selasa, (27/10).   

"Rasa kemanusiaan yang tinggi, karena peduli terhadap kaum difabel penyandang disabilitas (difabel), hal ini merupakan momentum untuk mewujudkan kesetaraan bagi difabel di hadapan hukum dan proses peradilan. Karena salah satu aturan turunan yang dimandatkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas" ujar Purwanti, selaku program Manager untuk advokasi dan jaringan SIGAB Indonesia.

Menurut Purwanti lahirnya PP ini akan menjadi jawaban atas sejumlah hambatan tersebut di lembaga peradilan maupun lembaga lain yang terlibat.

“Setiap upaya hukum sepatutnya menghadirkan rasa keadilan serta memberi kepastian hukum bagi tiap warga negara termasuk difabel. Kami berharap keberadaan PP ini menjadi momentum bersama bagi jaringan advoksi hukum, pemerintah maupun lembaga penegak hukum untuk menyelenggarakan layanan peradilan yang lebih inklusif bagi difabel,” katanya

Sedangkan Chargé d'Affaires a.i., Australian Embassy di Indonesia, Dr. Dave Peebles, seminar hari ini mempertemukan dua komponen strategis, dalam mewujudkan peradilan yang inklusif. Karena ada pemangku kepentingan dengan pengetahuan dan tanggung jawab di sektor hukum dengan rekan-rekan penggiat advokasi pemenuhan hak-hak difabel di hadapan hukum. 

"Kami juga mengapresiasi keterbukaan dan kontribusi rekan-rekan gerakan disabilitas dalam diskusi kebijakan, program dan layanan hukum yang adil. Pemerintah Australia terus berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Indonesia dan organisasi masyarakat sipil untuk memperkuat inklusi disabilitas dalam proses peradilan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Mahkamah Agung Dr. Muhammad Syarifuddin menyatakan bahwa MA akan memberikan perhatian khusus bagi penyandang disabilitas, sebagai bagian dari kelompok yang rentan. 

"Agar mereka juga dapat menikmati hak, atas akses keadilan. Yang setara sama seperti kelompok masyarakat lainnya," ujarnya dalam sambutannya.  

Oleh karena itu, Syarifuddin juga menghimbau untuk bersinergi antar instansi penegak hukum dan institusi lembaga pemerintah lainnya. Mari bersama-sama mewujudkan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas.

"Untuk bersama-sama mewujudkan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas, dalam proses peradilan," tegas orang nomor satu di peradilan seluruh Indonesia ini. 

Pada diskusi ini, Hakim Agung Syamsul Maarif menyatakan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas bukan tindakan amal, tetapi pemenuhan kewajiban negara. Karena pemenuhan sejak di tahap awal proses peradilan sangat penting, tidak bisa hanya mengandalkan yang terjadi di pengadilan atau persidangan saja. 

Menanggapi paparan dari masing-masing narasumber, Prahesti Pandanwangi, Direktur Hukum dan Regulasi Bappenas, menyampaikan pentingnya pendataan penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum sejak awal untuk membantu pemerintah merencanakan penganggarannya.

Dalam seminar yang diikuti para peserta, antara lain dari jajaran Kepolisian RI serta Unit PPA Polda dan Polres se-Indonesia, Kejaksaan Agung RI beserta jajaran Kejati dan Kejari se-Indonesia, Mahkamah Agung RI beserta jajaran Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama se-Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM RI besarta jajaran Ditjen Pemasyarakatan, BPHN, Kanwil dan UPT Pemasyarakatan se-Indonesia, Pemerintah Daerah se-Indonesia, Organisasi difabel dan lembaga-lembaga advokasi Hak Asasi Manusia jaringan SIGAB di 10 provinsi, Lembaga Bantuan Hukum, dan organisasi advokat se-Indonesia yang mengharapkan terbangunnya sinergi dan kolaborasi antar lembaga penegak hukum, pemerintah dan masyarakat sipil dalam upaya perwujudan akomodasi yang layak bagi difabel berhadapan dengan hukum.

Tampak hadir dalam diskusi tersebut antara lain, Syamsul Maarif, S.H., LL.M, Ph.D (Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung RI); Erni Mustikasari, S.H., M.H. (Jaksa pada Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum); Brigjen Pol. Ferdy Sambo, S.H, S.I.K., M.H (Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim POLRI); A. Yuspahruddin, Bc.IP.,S.H., M.H. (Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Dirjen Pemasyarakatan); serta Purwanti (Koordinator Advokasi dan Jaringan SIGAB Indonesia). (Ips)


Peduli Kaum Difabel, SIGAB Dan AIPJ2 Lakukan Seminar Serta Sosialisasi



banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS