bendera

Selasa, 03 November 2026    09:32 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Meningkatkannya Kepercayaan Masyarakat Dalam Penegakkan Hukum di Indonesia


Lian,    19 Oktober 2020,    19:07 WIB

Meningkatkannya Kepercayaan Masyarakat Dalam Penegakkan Hukum di Indonesia
FX. Gian Tue Mali. M.Si

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Vonis majelis hakim tindak pidana korupsi pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait perkara Asuransi Jiwasraya dinilai Ketua Program Studi Ilmu Politik Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, FX. Gian Tue Mali. M.Si sudah  adil dan tepat.


“keputusan hakim tipikor atas kasus ini, merupakan keputusan yang adil dan tepat, sebab sebagai sebuah lembaga usaha negara seharusnya terdapat merit sistem antara kepentingan bisnis dan kepentingan negara yang melekat didalamnya adalah kepentingan seluruh bangsa Indonesia, sehingga kepentingan individu yang sering disebut sebagai perilaku KKN adalah pelanggaran luar biasa yang harus divonis sangat berat.” Katanya kepada mediaindonesianews.com, Kamis (15/10)

Menurut Gian Tue, ini menjadi pembelajaran untuk semua BUMN yang mendapatkan penyertaan modal dari APBN bahwa mereka harus benar-benar membuat keputusan bisnis yang menguntungkan melalui proses pengukuran yang jelas, serta monev terstruktur atas semua kebijakannya.

“Apalagi BUMN yang mengurusi jaring pengaman sosial seperti jiwasraya maupun lembaga-lembaga sejenis milik negara," tegasnya.


Lebih lanjut Gian Tue menjelaskan, bahwa vonis hakim ini membuktikan bahwa perilaku KKN tidak lagi sebatas sebuah perilaku accident yang terjadi karena adanya kesempatan, melainkan sebuah kegiatan yang terencana dan terstruktur.

“Jika pelaku kriminal berbau kekerasan yang mencelakai orang lain dilakukan secara terencana dihukum begitu berat, maka perlakuan yang sama pun harusnya diterapkan juga terhadap pelaku KKN di Negeri ini” tandasnya.

Gian Tue berpendapat, bahwa perilaku KKN itu terencana dan terstruktur maka tentu tidak hanya dilakukan oleh satu  atau dua orang saja, pelibatan dan keterkaitan berbagai pihak harus menjadi asas praduga dari setiap penegak hokum, untuk itu upaya Kejaksaan Agung untuk terus menangkap jejaring KKN di dalam tubuh jiwasraya ini harus diteruskan, karena begitu banyak orang yang menjadi korban akibat perilaku tersebut.

"Kita tahu betul bahwa kondisi bangsa dan negara kita yang sedang terlilit resesi, posisi jiwasraya harusnya hadir sebagai lembaga pengaman sosial, namun jika kondisi di dalamnya penuh borok, kondisi saat ini akan semakin diperparah, apalagi perilaku KKN ini sudah dilakukan secara bertahun-tahun tentu ini bukan dilakukan oleh satu atau dua orang saja," ungkapnya.

Guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam penegakkan hukum di Indonesia, Gian Tue meminta independensi dimulai dari kepolisian dan seluruh lembaga yudikatif di negeri ini. Independensi yang dimaksud adalah, independen terhadap segala kepentingan politik penguasa, atau pemerintah, elit politik, maupun masyarakat itu sendiri, dengan hanya tunduk pada regulasi yang mengatur tugas pokok dan fungsinya.

“Karena ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum itu satu-satunya disebabkan oleh berbagai praktek dimana keputusan hukum dianggap tidak mampu mewujudkan keadilan malah ketimpangan pada individu atau kelompok yang memiliki power baik secara finansial, kuasa karena jabatan, maupun dominasi hegemoni lainnya,” jelasnya

Gian Tue tidak setuju jika vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada tersangka PT Jiwasraya dianggap sebagai bentuk penegakkan hukum yang semakin kuat sesuai dengan prilakunya. Pasalnya banyak juga kasus KKN yang tidak mampu diselesaikan dan unsur kekuatan penegakkan hukum itu adalah tercapainya keadilan itu sendiri, namun jika dilihat  hukum atas tindak pidana korupsi di Indonesia tidak sampai pada menghitung beban biaya sosial akibat tindak pidana korupsi.

"Padahal setiap perilaku KKN itu berdampak bagi tertundanya sebuah implementasi kebijakan yang harusnya dinikmati oleh masyarakat. Pemerintah harusnya mulai serius memasukkan aturan tentang dampak beban sosial dalam UU maupun implementasinya jika memang serius menyelesaikan masalah KKN di negeri ini," pungkasnya (lian)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS