bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Menag: Kemenag Terus Perbaiki Pelayanan Haji Indonesia


dee maz,    07 Maret 2020,    21:17 WIB

Menag: Kemenag Terus Perbaiki Pelayanan Haji Indonesia

Jakarta – MINews : Penyelenggaraan Haji tiap tahunnya terus membaik. Hal ini tampak dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa kepuasaan jemaah terhadap pelayanan haji terus meningkat.


“Merupakan bagian tugas Kemenag, selalu evaluasi dan perbaiki penyelenggaraan haji. Pada lima tahun terakhir menurut survei BPS, kepuasan jamaah terus meningkat. Dua tahun terakhir, penyelenggaraan haji sangat memuaskan,” kata Menag Fachrul Razi saat memberikan sambutan pada acara Lomba Dakwah Haji dan Cerdas Tangkas Haji dan Umrah di Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami, Jl. Ulujami Raya 86 Pesanggarahan Jakarta Selatan, Sabtu (07/03).

Ditegaskan Menag bahwa pada penyelenggaraan haji tahun 2020 ini, ongkos naik haji tidak naik, dari besaran 75 juta yang sesungguhnya biaya penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH), namun yang dibayarkan jamaah haji sekitar 35 juta. Sisanya dibayarkan dari nilai manfaat setoran awal.

“Tahun lalu, jemaah mendapat 40 kali makan, dan tahun ini dijadikan 50 kali makan dengan tanpa menaikkan ongkos haji,” kata Menag.


Ada juga fasilitas fast track. Maksudnya, adminsitrasi imigrasi jamaah dilakukan di Indonesia, maka sesampainya di Madinah dan Jeddah, jemaah sudah bisa langsung ke penginapan. “Tadinya fasilatas fast track ini hanya di Bandara Cengkareng, tahun ini kita tambah di Bandara Juanda Surabaya,” tambah Menag.

Selain itu, ada fasilitas Eyab, ini untuk memberikan kenyaman pada jemaah sebelum pulang ke Indonesia. Jemaah menikmati dan berada di ruangan yang luas, bagus dengan makanan lengkap. Dengan demikian, jemaah tidak lelah menunggu pesawat.

“Mudah-mudahan ini membuat jemaah lebih khusyu' beribadah,” kata Menag.

Bahkan, lanjut Menag, tahun ini juga kita memberikan prioritas kepada lansia untuk dapat berangkat haji. Perrsoalannya, seiring tingginya minat masyarakat untuk menunaikan rumun Islam kelima ini, antrian memanjang. Masa tunggu jemaah haji rata-rata di Indonesia hingga 19 tahun. Paling lama di Bantaeng Sulsel, mencapai 40 tahun.

Tampak hadir dalam acara Direktur Bina Haji selaku Ketua Dewan Pembina dan Pendiri Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) Khoirizi Dasir, Ketua Yayasan Darunnajah KH Hadiyanto Arief, dan para pengurus Ponpes Darunnajah serta santriwan/wati.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS