bendera

Selasa, 03 November 2026    07:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pemerintah Akan Evakuasi WNI ABK World Dream ke Pulau Sebaru


dee maz,    24 Februari 2020,    17:22 WIB

Pemerintah Akan Evakuasi WNI ABK World Dream ke Pulau Sebaru

Jakarta – MINews : Pemerintah berencana untuk segera mengevakuasi sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berstatus sebagai anak buah kapal (ABK) kapal pesiar World Dream. Evakuasi dilakukan menyusul dihentikannya pengoperasian kapal tersebut akibat wabah virus korona.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai menghadap Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

"Sementara yang sudah kita putuskan yaitu untuk mengevakuasi anak buah kapal dari World Dream. Kemarin, Kapal DR Suharso sudah menuju ke laut sekitar wilayah Riau untuk nanti kemudian dipindahkan ke Kapal DR Suharso dan akan diobservasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh TNI," ujar Muhadjir dalam keterangan persnya usai pertemuan.

Nantinya, seluruh WNI yang dievakuasi akan terlebih dahulu menjalani masa observasi pascaevakuasi. Adapun lokasi yang dipilih oleh pemerintah adalah Pulau Sebaru yang terletak di gugus Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Lokasinya sudah kita tetapkan dan sudah disiapkan yaitu di kepulauan. Ada pulau kosong, pulang tidak berpenghuni di Sebaru," imbuhnya.

Menurut Menko PMK, Pulau Sebaru dipilih karena pulau tersebut tidak berpenghuni dan telah memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi.

"Ada tempat yang kita anggap aman karena itu pulau yang tidak ada penghuninya dan fasilitasnya sudah bagus sehingga kita tinggal pakai," tandasnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menambahkan bahwa pemerintah akan fokus mengevakuasi WNI di kapal pesiar World Dream terlebih dahulu karena risikonya paling kecil.

"Kita baru konsentrasi semua untuk World Dream karena itu yang sudah paling dekat dengan kita. Kita atur supaya dia bisa dapat sarana karantina yang baik dan ini kan yang risikonya paling kecil. Selalu kita ambil yang risikonya paling kecil," ujar Terawan.

"Kita gunakan kapal supaya enggak menimbulkan kalau ada sesuatu yang baru, tidak mengenai yang darat dulu. Ini pertimbangan medis itu harus sangat dipertimbangkan dengan baik, tidak boleh emosional, harus satu demi satu, demi keselamatan seluruh bangsa dan negara karena kita masih dalam zona green zone," tambahnya.




banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS