bendera

Selasa, 03 November 2026    03:37 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung


Tim Red,    20 Mei 2026,    20:17 WIB

GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia untuk menyerahkan laporan dugaan korupsi dalam proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Selasa, (20/5)


GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung

Organisasi mahasiswa tersebut menduga proyek yang dikelola oleh PT Agrinas Pangan Nusantara berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp112 triliun.

Ketua DPD GMNI Jakarta, Deodatus Sunda Se, menyebut dugaan tersebut didasarkan pada temuan selisih antara pagu anggaran dan realisasi fisik proyek di lapangan.

“Dari pagu anggaran Rp3 miliar per unit koperasi, realisasi fisik di lapangan hanya berkisar Rp1,6 miliar. Ada selisih sekitar Rp1,4 miliar per unit yang perlu ditelusuri,” ujar Dendy Se kepada wartawan di depan Gedung Kejagung.


Menurutnya, jika selisih tersebut dikalkulasikan terhadap target pembangunan 80 ribu unit koperasi secara nasional, potensi kerugian negara dapat mencapai Rp112 triliun.

Dalam laporan yang diserahkan, GMNI Jakarta meminta Kejagung memeriksa pejabat di Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta jajaran direksi dan komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara terkait pelaksanaan proyek KDMP.

Selain itu, GMNI juga menyoroti pengadaan kendaraan pick-up impor dalam proyek tersebut. Menurut mereka, kebijakan itu dinilai bertentangan dengan semangat kemandirian ekonomi nasional sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945.

DPD GMNI Jakarta turut menyinggung dugaan keterlibatan unsur militer dalam pengadaan material proyek dan persoalan agraria yang berkaitan dengan proyek strategis nasional. Mereka meminta Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer melakukan penegakan hukum apabila ditemukan keterlibatan oknum aparat.

“Semua pihak harus diperlakukan sama di hadapan hukum. Jika ada unsur pidana, proses hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Dendy.

Dalam pernyataannya, GMNI Jakarta menyampaikan enam tuntutan kepada Kejagung, di antaranya mengusut dugaan kerugian negara dalam proyek KDMP, memeriksa pejabat kementerian terkait dan direksi perusahaan pelaksana, menghentikan pengadaan barang impor, serta mengembalikan pengelolaan koperasi kepada masyarakat desa secara mandiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, maupun PT Agrinas Pangan Nusantara terkait laporan yang disampaikan GMNI Jakarta tersebut.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS