bendera

Selasa, 03 November 2026    04:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Angka Pengangguran Menurun, Asprindo Ingatkan Pemerintah: Belum Cukup Dorong Pertumbuhan Ekonomi


Tim Red,    14 November 2025,    22:41 WIB

Angka Pengangguran Menurun, Asprindo Ingatkan Pemerintah: Belum Cukup Dorong Pertumbuhan Ekonomi
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Prof. Didin S. Damanhuri, mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang dirilis BPS. Menurutnya, meski angka pengangguran Agustus 2025 turun menjadi 4,85 persen dari 4,91 persen pada periode yang sama tahun 2024, kondisi ini belum cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.


“Angka pengangguran yang tinggi tetap berdampak negatif terhadap upaya pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar Prof. Didin dalam keterangan resmi Asprindo, Jum’at (14/11)

Ia menjelaskan, tingginya pengangguran akan mengurangi output nasional karena banyak tenaga kerja yang tidak terserap. Dampaknya, daya beli masyarakat turun, permintaan barang dan jasa melemah, penerimaan pajak berkurang, dan beban sosial pemerintah meningkat.

Selain itu, ketidakpastian ekonomi yang dipicu tingginya pengangguran membuat investor menahan ekspansi atau menarik modal karena melihat risiko pasar yang lebih tinggi.


Prof. Didin juga menyoroti ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan lapangan kerja. Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi 2024 yang berada di kisaran 5 persen hanya mampu menyerap 2,45 juta tenaga kerja baru. Sementara setiap tahun sekitar 3,5 juta tenaga kerja baru masuk ke pasar kerja.

“Jika ditambah pekerja yang terkena PHK atau mundur, kebutuhan lapangan kerja bisa mencapai 10 juta per tahun. Hal ini memicu peningkatan pengangguran terbuka dan membengkaknya pekerja sektor informal yang pada 2025 mencapai 87 juta orang, atau 60 persen dari total angkatan kerja,” jelasnya.

Meski BPS mencatat penurunan jumlah pengangguran dari 7,47 juta orang pada Agustus 2024 menjadi 7,46 juta orang pada Agustus 2025, Prof. Didin menilai kondisi tersebut belum mencerminkan perbaikan mendasar.

Ia mendorong pemerintah memperkuat kebijakan yang berpihak pada sektor UMKM, karena sektor ini menyerap sekitar 60 persen tenaga kerja nasional. “UMKM adalah sektor potensial yang mampu menyedot tenaga kerja dalam jumlah besar,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transformasi ekonomi melalui pembangunan sentra industri daerah yang melibatkan pengusaha lokal. Menurutnya, penguatan aktivitas ekonomi di daerah dapat mendorong pelaku usaha naik kelas sekaligus mencegah migrasi tenaga kerja ke kota besar.

“Dengan meningkatkan ekonomi daerah, tenaga kerja tidak perlu mencari pendapatan jauh dari kampung halaman. Aktivitas ekonomi yang tumbuh akan berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ips)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS