bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


GTI Gianyar Apresiasi Langkah Cepat Polda Bali Usut Dugaan Mafia Tanah


Jro Budi,    26 Agustus 2025,    10:57 WIB

GTI Gianyar Apresiasi Langkah Cepat Polda Bali Usut Dugaan Mafia Tanah
Istimewa

Gianyar-Mediaindonesianews.com: LSM Garda Tipikor Indonesia (GTI) Kabupaten Gianyar mengapresiasi kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan praktik mafia tanah di Desa Adat Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar.


Ketua GTI Gianyar, Pande Mangku Rata, menilai langkah cepat kepolisian merupakan bentuk komitmen nyata dalam menegakkan supremasi hukum sekaligus menjaga marwah tanah adat Bali yang rawan disalahgunakan.

“Kami melihat adanya gerak cepat dan profesionalisme dari Ditreskrimum Polda Bali, termasuk turunnya tim langsung ke lapangan. Ini menjadi sinyal kuat bagi masyarakat adat bahwa hukum berpihak pada kebenaran,” ujarnya, Selasa (26/8).

Menurut Pande Mangku, penanganan kasus ini memberi harapan baru bagi masyarakat adat yang selama ini merasa tidak berdaya menghadapi manipulasi dokumen dan dugaan kolusi dalam penguasaan tanah adat. Ia menegaskan kasus di Pejeng Kawan bukan sekadar sengketa keluarga, melainkan bagian dari skema sistematis yang berpotensi mengancam eksistensi desa adat Bali.


GTI berharap proses penyelidikan dapat menuntaskan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemalsu dokumen hingga oknum yang diduga menerima maupun memberi suap dalam proses penerbitan sertipikat tanah adat.

“Ini menyangkut kehormatan desa adat. Kami siap mengawal hingga tuntas dan menyerahkan dokumen pendukung kepada penyidik,” tegasnya.

Selain itu, GTI juga menyerukan agar desa adat di seluruh Bali lebih waspada menjaga tanah-tanah ayahan dan untuk penegakan hukum diharapkan tidak berhenti di tengah jalan, meskipun ada dugaan keterlibatan sejumlah oknum di tingkat desa maupun lembaga adat yang harus diungkap secara terang benderang.

“Jangan sampai karena kelengahan, tanah adat berpindah tangan secara tidak sah. Itu akan mengikis identitas masyarakat Bali dan jika kasus ini berhasil ditangani tuntas, itu akan menjadi preseden penting dalam pemberantasan mafia tanah sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, GTI Gianyar secara resmi melaporkan dugaan praktik mafia tanah di Desa Adat Pejeng Kawan ke Polda Bali. Modus yang diungkap antara lain manipulasi data, pemalsuan dokumen, dan praktik suap dalam proses pensertipikatan tanah adat (Tanah Ayahan Desa).***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS