bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Satukan Doa dan Bakti Leluhur, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Maligia Massal di Bebalang


JroBudi,    06 Agustus 2025,    21:03 WIB

Satukan Doa dan Bakti Leluhur, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Maligia Massal di Bebalang
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Suasana khidmat dan penuh rasa haru menyelimuti kawasan Kedhatuan Agung Alang Sanja, Bebalang, Bangli. Ribuan umat Hindu dari berbagai penjuru Bali berkumpul dalam rangkaian upacara Maligia massal, sebuah prosesi sakral penyucian roh leluhur yang kali ini melibatkan 80 keluarga dari wilayah Bangli, Gianyar, dan sekitarnya yang dilaksanakan hingga hari Jumat (8/8).


Satukan Doa dan Bakti Leluhur, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Maligia Massal di Bebalang

Tak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur, upacara ini juga merepresentasikan semangat kebersamaan dan gotong royong umat Hindu Bali. Rangkaian upacara telah dimulai sejak 6 Agustus 2025, diawali dengan upacara Ngulapin (Ngedetin) di Pantai Siyut, Gianyar, dilanjutkan Mendak Betara Lingga di Geria Soka, Bangli—suatu prosesi sakral yang diiringi gemuruh gamelan dan penuh warna spiritual.

Upacara besar ini dipuput oleh para sulinggih terkemuka, yaitu Ida Ratu Pedanda Geria Ngenjung dan Ida Ratu Pedanda Budha Geria Budha Keling, dengan Ida Ratu Begawan Kedhatuan Agung Alang Sanja sebagai Yajamana yang memimpin seluruh jalannya upacara.

Puncak acara, yakni Atma Wedana, menjadi momen paling dinanti. Dalam tingkatan Madya Utama, prosesi ini merupakan bentuk pemuliaan terakhir bagi para Sang Pitara (roh leluhur), agar mereka dapat mencapai kedudukan mulia di alam niskala.


Satukan Doa dan Bakti Leluhur, Ribuan Umat Hindu Ikuti Upacara Maligia Massal di Bebalang

Ketua Yayasan Krematorium Sagraha Mandrakantha Santhi, I Nyoman Karsana, SE, menyampaikan bahwa pelaksanaan Maligia secara massal memiliki nilai lebih. Selain menghemat biaya, upacara ini juga mempererat hubungan antarumat yang berasal dari berbagai desa dan latar belakang.

“Kami ingin membangun rasa gotong royong, saling membantu dalam pelaksanaan yadnya besar seperti ini. Tidak semua keluarga bisa melakukan upacara Maligia secara mandiri karena biayanya yang tinggi,” ujarnya, Rabu (6/8)

Semangat kolaboratif ini tidak berhenti di Bebalang. Rangkaian upacara akan berlanjut dengan Nganyut di Pantai Siyut pada 9 Agustus, dan ditutup dengan Nyegara Gunung di Pantai Goa Lawah pada 13 Agustus 2025, sebagai simbol perjalanan suci roh menuju alam yang lebih tinggi.

Upacara Maligia ini tak hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan, tapi juga memperkuat jalinan budaya dan spiritual masyarakat Hindu Bali. Sebuah warisan yang terus hidup, dipelihara dengan cinta, dan dijalani bersama. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS