bendera

Kamis, 03 September 2026    04:20 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Kepala BNNP Sumsel Datangi PWI Sumsel


Hadi,    30 Juli 2024,    10:57 WIB

Kepala BNNP Sumsel Datangi PWI Sumsel
Istimewa

Palembang-Mediaindonesianews.com: Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) Brigjen Pol Tri Julianto Djatiutomo, S.IK.,MM bersama jajaran mendatangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Senin (29/7).

Dalam sambutannya Kepala BNNP Sumsel mengucapkan terimakasih kepada PWI Sumsel yang telah menerima kehadiran mereka.

"Semoga kedatangan kami ini bisa mempererat silaturahmi antara BNNP Sumsel dengan PWI Sumsel,” katanya.

Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus narkoba yang masih tinggi dan berkomitmen untuk bekerja keras dalam melakukan aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Segala bentuk pencegahan dan pemberantasan telah dilakukan. Data dari BNN RI menunjukkan tingkat kecanduan di Indonesia yang tinggi pada tahun 2019 hingga 2021 mencapai 3,66 juta jiwa pecandu, turun menjadi 3,33 juta jiwa pada tahun 2023, turun 1,7 persen. Untuk Sumatera Selatan, terdapat 320 ribu kasus dalam 1 tahun terakhir,“ jelas Tri.

Tri juga menyebutkan upaya nyata dalam pemberantasan narkoba dan mengajak PWI Sumsel melakukan sosialisasi dalam pemberantasan narkotika.

“Kami telah melakukan razia tempat hiburan untuk deteksi dini penggunaan narkoba di masyarakat, terutama di tempat hiburan dan kami siap mengajak wartawan khususnya wartawan yang tergabung di PWI Sumsel dalam sosialisasi.

Menurutnya program rehabilitasi cukup efektif membantu masyarakat melepaskan diri dari pengaruh narkoba, sehingga perlu dilanjutkan agar semakin banyak korban penyalahgunaan barang terlarang itu diselamatkan.

“Memang dana kita untuk rehabilitasi terbatas. Kita juga berharap agar dana CSR perusahaan atau BUMD dapat membantu dalam mengatasi bahaya narkoba. Dan kalau ada anggota keluarga dan teman pengurus PWI Sumsel yang mau direhabilitasi bisa menghubungi BNNP Sumsel. Kita siap bantu agar tidak kecanduan narkoba lagi,” pungkasnya,

Sementara Ketua PWI Sumsel Kurnaidi ST juga mengucapkan terimakasih atas kedatangan Kepala BNNP Sumsel bersama jajaran.

“Ya, kami senang BNNP Sumsel telah berkunjung ke kantor PWI Sumsel,” ujar Kurnaidi.

Ia juga berharap, agar BNNP Sumsel untuk dapat menggandeng anggota PWI Sumsel dalam memberantas narkotika.

“PWI Sumsel siap bila diajak kerjasama baik itu dalam mensosalisasikan bahaya narkoba. Dan PWI Sumsel siap juga bila ada kerjasama dalam pemberitaan masalah tangkapan BNNP Sumsel,” ujar Kurnaidi. (Hadi)


Kepala BNNP Sumsel Datangi PWI Sumsel



banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS