bendera

Selasa, 03 November 2026    05:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban


Hadi,    25 Mei 2024,    19:39 WIB

Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban
Korban Ilegal Driling

Muba-Mediaindonesianews.com: Usaha pelaku Ilegal Driling di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk mengeruk kekayaan alam tak main-main, terbukti dengan didatangkannya alat pengeboran canggih yang tingkat keberhasilannya nyaris tak pernah gagal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Jum'at (24/5) diduga pengeboran menggunakan alat canggih tersebut bisa mencapai kedalaman 1000 meter lebih dan berada di wilayah PT. Hindoli, Kecamatan Keluang.

"Alat bor yang canggih itu, sengaja didatangkan oleh pihak yang memiliki modal besar dan teroganisir. Karena alat secangih ini membutuhkan biaya yang besar." Kata salah satu sumber yang enggan disebut namanya.

Sumber tersebut menceritakan bahwa, awalnya pengeboran berjalan mulus, namun beberapa saat kemudian dari titik pengeboran keluar gas beracun yang mengakibatkan beberapa pekerja pingsan, bahkan sampai meninggal dunia.

"Tidak tahu, pasti dilarikan ke rumah sakit apa ke tempat lain. Yang jelas, saat sejumlah pekerja itu pingsan, langsung dibawa oleh rekan rekan yang lain ke tempat yang aman" ujarnya

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa, dirinya mengetahui dari para ahli jika alat itu disebut juga sebagai rig setan yang dalam setiap operasinya boleh dibilang tidak akan gagal, karena sistimnya bisa horizontal atau mengunakan kemiringan tidak seperti bor manual biasa dengan memiliki daya jelajah kedalaman sekitar 1000 meter lebih.

"Alat pengeboran semacam ini jarang tidak berhasil rata rata berhasil mengeluarkan minyak bahkan, sistim pengeborannya sudah canggih bisa deteksi lokasi dan memantau kedalaman minyak di dalam perut bumi," jelasnya.

Saat disinggung apakah ada pihak kepolisian setempat yang mendatangi lokasi saat insiden tersebut terjadi.

"tidak ada aparat yang datang, kami menduga mereka (kepolisian) sudah tahu kejadian tersebut, namun membiarkannya dan kami juga yakin aparat kepolisian pasti tahu adanya aktivitas pengeboran minyak ilegal menggunakan alat super canggih diwilayahnya." ujarnya.

Ia berharap Polda Sumsel segera turun ke lokasi, untuk melakukan pemeriksaan.

"Sebab, jika ini dibiarkan terus menerus akan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar," pungkasnya. (Hadi)


Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban



banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS