bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Haposan: Korban Penggelapan Dana Umrah Kembali Terulang, Negara Harus Ambil Sikap


Andri,    31 Maret 2023,    21:45 WIB

Haposan: Korban Penggelapan Dana Umrah Kembali Terulang, Negara Harus Ambil Sikap
Haposan Hutagalung

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Praktisi Hukum Haposan Hutagalung menilai kasus penipuan agen perjalanan umrah harus ditindak tegas, karena kasus penipuan ini bukan hanya sekali duakali sebab tujuan yg baik ini kembali memakan korban penggelapan dana hingga ratusan jamaah.


"Ini bukan pertama kali sebenernya, sudah beberapa kali hanya beda perusahaan atau beda agency beda pelakunya, modusnya sama aja menipu orang, menggelapkan uang orang, atau mungkin ada money laundrinya" ujar haposan

Praktisi hukum berusia 57 tahun itu juga menambahkan negara harus bersikap kritis mengenai kasus pengelapan dana umrah supaya tidak lagi timbul lagi kedepanya

Menurutnya ia sangat menyayangkan kejadian ini karna banyak orang menjalankan umrah dengan niat yang baik tapi malah menjadi korban penipuan.


"Bisa pergi ke tanah suci tapi tidak bisa kembali, contohnya ada hal yang salah, atau hanya sebatas dikumpulkan disuatu daerah, itu suruh tunggu dan tunggu itu menyedihkan" lanjut haposan

Haposan juga memberikan saran agar segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang dan menawarkan bantuan hukum kepada korban untuk menindak pertanggung jawaban jamaah umrah untuk diproses secara hukum.

"Ini demi orang yang dizholimi, dirampok, yang tipu yang dibohongi, gini loh mereka ikhlas mau ibadah tapi ditipu, dia jual sapi kita gatau, kasian kan tidak selamanya perkara harus komersil kami bantu mereka gapake duit gratis" tegas haposan

Seperti diketahui, kasus korban penipuan umrah baru-baru ini diduga mencapai 500 orang. Ada dua jenis penipuan yang digelapkan PT Naila Syafaah Wisata Mandiri (NSWM).  pertama ada korban yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi, tapi diterlantarkan setelah ibadah umrah. Kedua, beberapa korban tak kunjung berangkat dan pelaku menggelapkan dana tersebut. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 91 Miliar. (Andrial)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS