bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pemkab Bogor dan USAID IUWASH Tangguh, Ajak Masyarakat Aktif


JP,    26 Februari 2023,    00:11 WIB

Pemkab Bogor dan USAID IUWASH Tangguh, Ajak Masyarakat Aktif
Pemkab Bogor dan USAID IUWASH Tangguh, Ajak Masyarakat Aktif

Babakan Madang-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (USAID IUWASH Tangguh) ajak masyarakat Kabupaten Bogor, edukasi perilaku higienis atau perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan akses air minum dan sanitasi aman guna terciptanya lingkungan sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Hal itu dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan workshop program kemasyarakatan perubahan perilaku hygiene dan peningkatan akses air minum dan sanitasi aman serta pengelolaan sumber daya air, yang berlangsung di Desa Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang, Rabu (22/2).

Spesialis Behavior Change/GESI USAID IUWASH Tangguh, Isep Saefudin menerangkan bahwa, USAID IUWASH tangguh hadir diwilayah Kabupaten Bogor untuk mendukung akses air minum dan sanitasi aman, serta pengurangan dampak perubahan iklim terhadap pengelolaan sumber daya air, untuk mewujudkan layanan "WASH" yang mandiri, tangguh dan berkelanjutan.

"Selain edukasi, melalui kegiatan ini, kami ingin mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Baik itu sanitasi, sarana air bersih, infrastruktur serta perilaku masyarakat terhadap lingkungan sehat. Kami harap ada kolaborasi yang maksimal antara USAID IUWASH Tangguh dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, Kecamatan, Desa juga masyarakat," bebernya.


Di tempat yang sama, Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKBS) Lilis Hayatun Nafsiyah mengatakan, meningkatnya derajat kesehatan masyarakat tidak terlepas dari lingkungan yang sehat, sanitasi berbasis lingkungan yang baik, serta perilaku masyarakat hidup bersih dan sehat diwilayah Kabupaten Bogor.

"Dukungan USAID IUWASH Tangguh terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sangat luar biasa," jelas Lilis.

Lebih lanjut Lilis menerangkan bahwa, FKBS telah membentuk forum komunikasi Kabupaten Bogor sehat di 40 Kecamatan, serta tim Kelompok Kerja (Pokja) di 365 Desa dan Kelurahan yang bertugas langsung untuk membina dan memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya lingkungan sehat dan sanitasi yang baik.

"Mudah-mudahan ini jadi awal kebangkitan untuk masyarakat Kabupaten Bogor yang lebih sehat. Karena masalah kesehatan bukan hanya ranahnya Dinas Kesehatan atau Pemerintah Kabupaten atau Kecamatan, akan tetapi tugas kita semua. Kalau kita mau sehat, yuk kita ubah dengan senantiasa melakukan pola hidup bersih dan sehat, kita lebih sehat lagi," imbuhnya. (JP)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS