bendera

Selasa, 03 November 2026    07:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pemkab Bogor Dukung Penguatan Kapasitas Kecamatan


JP,    11 Januari 2023,    11:08 WIB

Pemkab Bogor Dukung Penguatan Kapasitas Kecamatan
Pemkab Bogor Dukung Penguatan Kapasitas Kecamatan

Cigombong-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung penuh penguatan kapasitas Kecamatan dalam memberikan layanan cepat, efektif dan efisien kepada masyarakat, sehingga kedepannya, diharapkan seluruh kebutuhan masyarakat selesai dilayani di tingkat Kecamatan. Hal tersebut dibahas pada Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Kinerja Kecamatan, di Villa Kebon Asri, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Senin (9/1).


Camat Cigombong, Irwan Somantri menuturkan bahwa, Kecamatan adalah salah satu perangkat Daerah dimana salah satu kewajibannya menyusun perencanaan. Namun kaitan hal tersebut kewenangannya masih sangat terbatas.

“Banyak keterbatasan yang kami miliki dimulai dari proses menyusun perencanaan. Kami berharap Kecamatan diberikan penguatan kapasitas dalam rangka memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan efisien kepada masyarakat. Jadi masyarakat cukup selesai dilayani di Kecamatan, tidak perlu harus datang ke Dinas, mengingat wilayah Kabupaten Bogor yang sangat luas,” tuturnya.

Sedangkan Camat Ciampea, Yudi Santoso mengatakan, sebetulnya yang lebih utama adalah membangun komitmen secara bersama-sama dalam rangka gerak cepat melayani masyarakat.


“Kita tidak harus meminta kewenangan-kewenangan dari Dinas, semuanya masih ada di Dinas, akan tetapi, segala sesuatu yang bersentuhan dengan masyarakat, Camat punya tanggung jawab dan bersama-sama dengan Dinas tersebut untuk lebih responsif menyepakati hal tersebut,” kata Yudi.  

Aspirasi para Camat tersebut disambut baik oleh Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan yang setuju jika wacana Kecamatan mengemban kewenangan yang lebih luas. Diantaranya pelimpahan kewenangan pemeliharaan infrastruktur, trantibum, kewenangan di bidang pendidikan, olahraga dan kebencanaan.

“Asalkan pelimpahan kewenangan ini dilaksanakan sesuai kemampuan dan SDM yang mendukung kegiatan” paparnya.

Iwan mencontohkan di Jepang dimana kewenangan lebih luas diberikan kepada Pemerintahan setingkat Kecamatan, semua kewenangan pelayanan publik secara parsial diberikan seluruhnya ke pihak Kecamatan, namun di Indonesia dasar hukumnya sudah ada untuk memberikan kewenangan lebih kepada Kecamatan.

“saya mendukung kewenangan Camat, diperkuat karena langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat diwilayah. Camat juga lebih mengetahui permasalahan yang ada di wilayahnya masing-masing. Ini juga demi memutus rantai birokrasi yang panjang dan rumit.” Kata Iwan.

Soal infrastruktur jalan misalnya, lanjut Iwan, ketika ada aduan dari masyarakat soal jalan rusak di suatu Kecamatan, Camat hanya bisa menyerap aduan tersebut tanpa bisa melakukan eksekusi perbaikannya secara langsung, karena tidak punya kewenangan.

Menurut Iwan, Camat adalah kepanjangan tangan Bupati, maka kewenangannya harus diperkuat, misalnya soal pemeliharaan jalan yang sifatnya insidental bisa segera dilaksanakan berdasarkan perintah Bupati dan aspirasi warga. Kalau sudah dianggap kepanjangan bupati harusnya diberikan modal yang cukup untuk melaksanakan pelayanan kepada masyarakat secara paripurna di wilayah masing-masing.

“Maka 2024 harus ada penguatan kewenangan di tingkat Kecamatan, demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena masyarakat harus dilayani dengan baik tanpa harus tahu soal hirarki birokrasinya,” ujarnya.

Iwan meminta, Bappedalitbang, agar usulan dan aspirasi para Camat bisa dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, terutama Daerah 3T, harus diprioritaskan di tahun 2024. Jadi, setelah Rakor hari ini, harus ada tindak lanjutnya yang lebih konkrit. 

Berikutnya, Inspektur Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi memaparkan, kaitan dengan usulan rancangan kebijakan untuk peningkatan kapasitas Kecamatan, harus diawali dengan kewenangan yang sepotong-sepotong, ada hak yang diberikan sesuai dengan aturan perundang-undangan juga ada tanggung jawab.

“Arahnya ke depan, Kecamatan adalah miniatur Pemda, namun tetap berdasarkan kajian kewenangan yang akan diberikan. Pada intinya penataan kewenangan ini untuk percepatan dan efektivitas pelayanan organisasi kepada masyarakat,” papar Ade.

Ade menambahkan, rancangan kebijakan ini harus segera dibahas oleh tim pengkajian penataan organisasi. Tim akan mengkaji isi kewenangan yang bisa dilimpahkan ke Kecamatan, dengan dasar hukumnya diantaranya Kepmendagri 50 tahun 2021. Namun, APBD 2023 dan sudah ditetapkan, kemungkinan bisa dikejar di APBD perubahan tahun 2023.

Selain para pembicara, hadir pada Rakor tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Asisten Administrasi Umum, Inspektur,  Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), beserta jajaran Camat se-Kabupaten Bogor. (JP)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS