bendera

Selasa, 03 November 2026    23:16 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Tarik Baju, Oknum Pegawai Kejati Kalbar Larang Wartawan Meliput


Budi,    11 Oktober 2022,    20:52 WIB

Tarik Baju, Oknum Pegawai Kejati Kalbar Larang Wartawan Meliput
Demotrasi BPM

Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kunjungan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) diwarnai dengan aksi unjuk rasa puluhan anggota yang menamakan dirinya Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar.


Tarik Baju, Oknum Pegawai Kejati Kalbar Larang Wartawan Meliput

Ketua BPM Kalbar, Rama Arief Pratama dalam orasinya mempertanykan beberapa kasus korupsi yang mangkrak dan belum di selesaikan secara tuntas, salah satunya kasus Navigasi  yang di tangani Kejati Kalbar beberapa tahun lalu.

“kami menuntut agar kasus korupsi di Kalbar dapat selesaikan” ujarnya, Selasa (11/10)

Lebih lanjut Rama Arief juga mengingatkan banyaknya kasus korupsi di Wilayah hukum Kejati Kalbar yang tidak jelas dalam proses penanganannya alias mangkrak yang merugikan negara puluhan Milyar Rupiah.


Tarik Baju, Oknum Pegawai Kejati Kalbar Larang Wartawan Meliput

“Hal ini juga membuat kami BPM Kalbar dan masyarakat tergerak untuk menyuarakan serta mendesak agar Kajati Kalbar dapat menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang terkesan lamban, selain itu, ada juga ada beberapa kasus korupsi yang jumlah besar namun mangkrak. Kita juga mengetahui hanya kasus ecek- ecek saja di selesaikan Kejati” paparnya.

Kedatangan Jamwas Kejagung RI yang diwarnai Demontrasi tersebut sempat terjadi perselisihan antara oknum pegawai Kejati Kalbar dengan awak media yang meliput, dimana salah satu awak media sempat dilarang menggambil dokumentasi oleh oknum tersebut dengan cara menarik baju sambil berbicara dengan nada tinggi melarang melakukan pengambilan dokumentasi pada saat tim Jamwas Kejagung RI tiba di kantor Kejati Kalbar.

Dalam keterangannya Kasi Penkum Kejati Kalbar, Pantja Edi Setiawan mengatakan bahwa kedatangan Jamwas di Kejati Kalbar hanya bersifat biasa.

“kunjungan Jamwas kali hanya bersifat kunjungan biasa yang rutin di lakukan setiap tahunnya,” ujar Pantja kepada mediaindonesianews.com.

Sementara itu Aspidsus Kejati Kalbar, Bambang Yunianto Eko Putro, SH menjelaskan bahwa proses kasus kurupsi itu agak lama serta butuh waktu karena masing-masing perkara beda presepsi.

“kami berkomitmen tetap melaksanakan periksan, penyelidikan dan penyidikan sesua aturan serta prosedur hukum yang berlaku” jelasnya.

Selain itu Bambang juga mengapresiasi elemen masyarakat Barisan Pemuda Melayu dalam memberikan dukungan terkait penanganan proses hukum tindak pidana kasus korupsi di Kalbar..

Selain itu asipdsus bambang menambahkan dirinya

“saya baru kurang lebih satu bulan baru bertugas” pungkasnya. (Budi)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS