bendera

Selasa, 03 November 2026    18:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Kejari Jakarta Barat Hentikan Kasus Pencurian HP Berdasarkan Restorative Justice


ips,    21 November 2021,    08:45 WIB

Kejari Jakarta Barat Hentikan Kasus Pencurian HP Berdasarkan Restorative Justice
Kejari Jakarta Barat Hentikan Kasus Pencurian HP Berdasarkan Restorative Justice

Jakarta-mediaindonesianews.com: Lagi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menghentikan penuntutan kepada Hendra Yohanes alias Acang, tersangka melanggar pasal 362 KUHP kasus pencurian, penghentian penuntutan tersebut berdasarkan Restorative Justice.


Kejari Jakarta Barat Hentikan Kasus Pencurian HP Berdasarkan Restorative Justice

“kejadian ini bermula pada hari Jum’at (10/09/21) saat saksi korban Robby Wijaya mendatangi Optik Candys di Jalan Kebayoran Lama No 50 RT. 002/003 Kelurahan Sukabumi Utara, Kebun Jeruk Jakarta Barat untuk menemui temannya Andy Budianto.” Ujar Kasi Pidum Kejari Jakarta Barat, Hernando Ariawan, SH., MH, Sabtu (20/11) melalui sambungan telepon

Lebih lanjut Hernando menjelaskan bahwa, saat keduanya asik ngobrol saksi korban Robby Wijaya meletakkan HPnya diatas meja komputer pemeriksaan mata. Sekitar satu jam kemudian Robby Wijaya pamit pergi ke bengkel sepeda motor daerah Kebon Jeruk dan HPnya ketinggalan di meja komputer pemeriksaan mata tersebut. Melihat ada HP tertinggal tersangka Hendra mengambilnya

“karena keadaan ekonomi dan tulang punggung keluarga tersangka” kata mantan Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat.


Kejari Jakarta Barat Hentikan Kasus Pencurian HP Berdasarkan Restorative Justice

Aksi tersangka Hendra Yohanes diketahui setelah saksi korban Robby Wijaya kembali ke Optic tersebut  karena ada yang tertinggal, namun karena yang dicari tidak ada selanjutnya pemilik Optic tersebut kemudian melihat melalui CCTV.

“berdasarkan Peraturan Jaksa Agung nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, maka perkara pidana atas nama Tersangka Hendra Yohanes alias Acang dinyatakan ditutup demi hukum dan tidak dilanjutkan ke tahap persidangan karena korban memaafkan dan alasan kemanusiaan, adanya perdamaian, adanya permohonan maaf dari tersangka dan ibu tersangka, saksi korban tidak mempermasalahkan lagi serta HP dikembali kepada saksi korban," pungkas Hernando

Penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice tersebut disaksikan penyidik, ibu tersangka, keluarga korban dengan fasilitator Kasi Pidum dan JPU***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS