bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Penutupan Rakor dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022


Tim Red,    10 April 2021,    00:57 WIB

Penutupan Rakor dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022
Asops Panglima TNI

Jakarta-mediaindonesianews.com: Latihan yang menjadi nafas bagi prajurit adalah hal sangat vital dan pokok. Dalam latihan tentunya akan menghadapi berbagai situasi dan kendala tentunya memerlukan penanganan secara cepat dan tepat. Manfaatkan semua peluang yang ada untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi yang berkembang.


Penutupan Rakor dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022

Demikian amanat Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang dibacakan oleh Perwira Pembantu (Paban) Utama III/Latihan Gabungan, dan Kesiapsiagaan Kolonel Inf Yudha Fitri pada acara Penutupan Rapat Koordinasi dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022 di Hotel Santika Taman Mini, Jakarta Timur, Jum’at (9/4).

Asops Panglima TNI mengatakan bahwa dengan ditutupnya Rapat Koordinasi dan Penyusunan Latihan 2022 ini diharapkan para peserta dapat menyelenggarakan setiap latihan agar selalu berpedoman kepada peraturan dan Perundang-Undangan yang berlaku serta peranti lunak TNI lainnya.

“Permasalahan latihan yang ditemukan pada tahun 2020 dan 2021 perlu segera disikapi dan dicari jalan keluarnya dengan baik serta dijadikan sebagai pendorong untuk berinovasi dan berimprovisasi dalam upaya pencapaian tugas pokok TNI ke depannya,” katanya.


Penutupan Rakor dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022

Asops juga menyampaikan agar selalu berpedoman pada setiap penyelenggaraan latihan harus benar-benar direncanakan, disiapkan, dilaksanakan, diawasi, dikendalikan dan adakan evaluasi secara baik dan benar.

“Penentuan metode latihan harus sesuai dengan tujuan dan sasaran latihan yang ingin dicapai dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan materiil. Masing-masing Mabes Angkatan selalu berkoordinasi dengan Staf Operasi Mabes TNI dalam penyusunan program latihan. Pada tahap akhir usahakan selalu mengadakan evaluasi dan laporkan hasilnya agar dapat diketahui kekurangannya sebagai bahan penyempurnaan latihan dimasa yang akan datang,” harap Asops Panglima TNI. 

Pada hari kedua Rapat Koordinasi dan Penyusunan Rencana Kerja Latihan TNI Tahun 2022, membahas inti sari dari rapat hari pertama kemarin Kamis (8/4) tentang Rencana Kerja (Renja) 2022 yang bersifat normatif. Ada beberapa Renja latihan ke depan yang dilakukan akan diselenggarakan diantaranya Latihan Gabungan TNI (Latgab) tahun 2022, Latihan Puncak Angkatan dan latihan lainnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS