bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Ketum Dharma Pertiwi: Balita, Masa Yang Paling Menentukan Dalam Membangun Kualitas Manusia


Tim Red,    30 Maret 2021,    01:06 WIB

Ketum Dharma Pertiwi: Balita, Masa Yang Paling Menentukan Dalam Membangun Kualitas Manusia
Ketum Dharma Pertiwi

Jakarta-mediaindonesianews.com: Masa balita merupakan masa yang paling menentukan dalam membangun kualitas manusia yang handal. Namun juga masa yang paling kritis ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi (DP) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto pada acara lomba bayi sehat dan Keluarga tangguh sejahtera di lingkungan TNI dalam rangka HUT ke-57 Dharma Pertiwi tahun 2021 yang bekerja sama dengan  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang dilaksanakan di Kantor Pusat BKKBN Jl. Permata No. 1 Halim Perdana Kusuma, Senin (29/3).


Ketum Dharma Pertiwi: Balita, Masa Yang Paling Menentukan Dalam Membangun Kualitas Manusia

Ketum DP juga menyampaikan bahwa, momentum HUT ke-57 Dharma Pertiwi tahun 2021, kita isi dengan berbagai kegiatan positif, salah satunya adalah dengan kegiatan lomba bayi sehat yang akan diikuti oleh peserta putra-putri keluarga besar Dharma Pertiwi dan lomba keluarga tangguh sejahtera yang diikuti oleh anggota Dharma Pertiwi dilingkungan keluarga TNI. 

“Hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada seluruh anggota Dharma Pertiwi agar terus berbuat yang terbaik bagi keluarga, mendukung suami serta mengurus  dan merawat putra-putri balita tercintanya,” ujarnya.

Menurutnya melalui kegiatan lomba ini pula Ketum DP mengajak kita semua tentang bagaimana membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Karena kita sadari bahwa sebagai seorang ibu dalam membesarkan anak, yang paling penting bukan sekedar anak menjadi dewasa, namun disiapkan menjadi generasi yang sehat, tangguh, berprestasi dan berkualitas.


Ketum Dharma Pertiwi: Balita, Masa Yang Paling Menentukan Dalam Membangun Kualitas Manusia

“Untuk mencapai harapan tersebut tentunya tidak mudah, sehingga perlu kesabaran, keuletan dan belaian kasih sayang kepada putra-putrinya serta saling berbagi peran dengan suami untuk bersama-sama menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera,” tutur Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

Diakhir sambutannya Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa, pandemi Covid-19 belum diketahui kapan berakhir, oleh karenanya jaga putra-putri dan keluarga kita dengan protokol kesehatan.

“tetap memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi,” imbuhnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS