bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Dampingi Kasal, Pangkoarmada II Hadiri Upacara Tradisi Pembaretan Korps Marinir


Tim Red,    09 Maret 2021,    23:55 WIB

Dampingi Kasal, Pangkoarmada II Hadiri Upacara Tradisi Pembaretan Korps Marinir
Dampingi Kasal, Pangkoarmada II Hadiri Upacara Tradisi Pembaretan Korps Marinir

Malang-mediaindonesianews.com: Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan ikut mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada Upacara Pembaretan 300 prajurit Tamtama Remaja Korps Marinir Angkatan XL/I Tahun 2021 bertempat di Pantai Baruna Kondang Iwak Malang Selatan. Selasa (9/3).


Dampingi Kasal, Pangkoarmada II Hadiri Upacara Tradisi Pembaretan Korps Marinir

Tradisi pembaretan ini dilaksanakan setelah mereka dinyatakan berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan dasar kemiliteran dan juga menyelesaikan pendidikan kejuruan Korps Marinir selama enam bulan lebih di Kodikmar Kodiklatal.

Selama mengikuti pendidikan kejuruan korps Marinir, para Prajurit Tamtama remaja ini di bekali dengan materi latihan menembak kualifikasi, tahap pendidikan komando (Dikko) di hutan Selogiri selama hampir tiga bulan, Latek KSIT, Latek Opsfib dan kursus Tamtama remaja di Puslatpurmar 4 Purboyo Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) selama satu bulan.

Dalam kesempatan ini Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan baret ungu secara langsung kepada salah satu perwakilan prajurit Tamtama Remaja Korps Marinir Angkatan XL/I dan secara resmi menyatakan berhak mengenakan Baret Ungu kebanggaan Korps Marinir.


Dampingi Kasal, Pangkoarmada II Hadiri Upacara Tradisi Pembaretan Korps Marinir

“Upacara pembaretan yang kita saksikan pada pagi hari ini, bukanlah sekedar rangkaian seremonial semata. Pembaretan prajurit remaja Korps Marinir adalah salah satu implementasi Binkorps Marinir dari aspek pembinaan tradisi kultural atau tradisi. Pembinaan tradisi ini menjunjung nilai-nilai luhur dalam bentuk pembinaan karakter, penanaman rasa kebanggaan, dan kehormatan diri serta kecintaan kepada korps, dan dengan demikian, pembinaan personel merupakan salah satu pembuktian bahwa angkatan laut sangat serius dalam membangun kekuatan Matra Laut menjadi lebih professional, modern dan Tangguh, “ ungkap Kasal.

Untuk itu, lanjut Kasal, agar dicamkan di dalam benak para prajurit remaja sekalian bahwa sebagai prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

"Pantang bagi kalian takut menghadapi badapi, karena kalianlah yang akan menjadi badai bagi musuh-musuhmu. Tempa diri kalian hingga jiwa dan ragamu sekeras baja, berlatih dan berlatihlah terus tanpa Lelah seperti pasir, yang selalu menyongsong kerasnya deburan ombak, “ tegas Kasal.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS