bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Pangkoarmada II Hadiri Apel Gelar Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M UNIFIL TA. 2020


Tim Red,    09 Februari 2021,    22:16 WIB

Pangkoarmada II Hadiri Apel Gelar Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M UNIFIL TA. 2020
Pangkoarmada II Hadiri Apel Gelar Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M UNIFIL

Surabaya-mediaindonesianews.com: Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan menghadiri Apel Gelar Kesiapan dan Perlengkapan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-M UNIFIL TA. 2020 bertempat di Indoor Sport Mako Koarmada II. Selasa (09/02).


Pangkoarmada II Hadiri Apel Gelar Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M UNIFIL TA. 2020

Acara Apel Gelar Kesiapan Personil dan Perlengkapan Pasukan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor H Simatupang.

“Sesuai rencana besok seluruh pasukan Satgas MTF ini akan diperiksa oleh Asisten Operasi Panglima TNI, baik kesiapan operasi, kesiapan personel semuanya akan diperiksa dan akan dinyatakan siap berangkat apa tidak, jadi apa yang sekarang belum siap dilaporkan perkesempatan pertama kepada Komandan PMPP agar segera dipenuhi semua kesiapan baik personel maupun perlengkapannya,” ujar Mayjen Viktor.

Mayjen Viktor juga mengingatkan bahwa pandemi covid-19 samapai saat ini masih menjadi ancaman seluruh negara termasuk Indonesia untuk itu diharapkan para prajurit selalu waspada namun tetap gembira untuk meningkatkan imunitas tubuh masing-masing prajurit.


Pangkoarmada II Hadiri Apel Gelar Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-M UNIFIL TA. 2020

"Saya berharap tanggal 11 nanti 119 personel satgas bisa diberangkatkan langsung oleh Panglima TNI dengan KRI dan tidak ada yang tertinggal karena sakit, dan apabila ditanya oleh Panglima TNI seluruh prajutit sudah tau tugasnya masing-masing, " pungkasnya.

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan berharap kepada seluruh prajurit yang akan bertugas sebagai Kontingen Garuda. Bahwa misi yang diemban Satgas Konga sarat dengan misi kebangsaan, tidak hanya terkait aspek militer, tetapi juga aspek politik, diplomasi dan budaya. Satgas ini akan menjadi cerminan TNI dan Indonesia di hadapan masyarakat internasional dan militer negara lain untuk mendukung pencapaian tugas pokok Satgas MTF.

“Selalu patuhi aturan yang berlaku di tempat penugasan dan laksanakan tugas sesuai SOP yang telah ditetapkan, laksanakan koordinasi dengan unsur-unsur negara lain yang tergabung dalam Satgas MTF Unifil, patuhi protokol kesehatan covid-19 dan laksanakan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak secara tepat dan benar, “ pungkas Jenderal Bintang dua dipundak ini.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS