bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Koarmada II Kirimkan 96 Tamtama Terbaik Untuk Dididik Menjadi Bintara TNI AL


Tim Red,    08 Februari 2021,    19:18 WIB

Koarmada II Kirimkan 96 Tamtama Terbaik Untuk Dididik Menjadi Bintara TNI AL
96 Tamtama Terbaik Untuk Dididik Menjadi Bintara TNI AL

Surabaya-mediaindonesianews.com: Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan menghadiri Upacara Pembukaan Diktukba TNI AL Angkatan LI. TA 2021 yang dibuka langsung oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Komandan Kodiklatal) Laksamana Muda TNI Nurhidayat bertempat di Puslatdiksarmil Juanda pada (08/02).


Koarmada II Kirimkan 96 Tamtama Terbaik Untuk Dididik Menjadi Bintara TNI AL

Upacara pembukaan Pendidikan digelar di Lapangan Samudera Pusat Latihan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Puslatdiksarmil), Juanda, Sidoarjo. Pembukaan pendidikan ini diikuti oleh 695 prajurit Tamtama TNI AL dari semua Korps berbagai Kotama TNI AL di seluruh Indonesia setelah berhasil lolos mengikuti berbagai seleksi secara ketat.

Dalam amanatnya Laksda Nurhidayat menekankan kepada para siswa agar bisa membangun kemampuan yang dimiliki untuk meraih standart kompetensi kelulusan siswa yang dipersyaratkan oleh lembaga, yaitu meliputi aspek sikap, kejuangan, akademis dan kesamaptaan jasmani serta memupuk jiwa korsa diantara siswa.

“Kalian adalah para prajurit terbaik yang sudah terpilih dan siap dididik untuk menjadi bintara TNI AL yang bermoral, profesional dan berani. Pendidikan pembentukan bintara TNI AL ini akan berlangsung selama lima bulan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama pendidikan dasar golongan di Pusladiksarmil selama dua bulan, sedangkan tahap ke dua pendidikan dasar golongan lanjutan di Pusdik-pusdik sesuai kejuruan masing-masing selama tiga bulan,“ papar Laksda Nurhidayat.


Koarmada II Kirimkan 96 Tamtama Terbaik Untuk Dididik Menjadi Bintara TNI AL

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda Sudihartawan menjelaskan bahwa Koarmada II sendiri telah mengirimkan sebanyak 96 prajurit terbaiknya dalam pembentukan Bintara TNI AL kali ini yang akan berjalan selama kurang lebih lima bulan kedepan.

“Saya berharap dari 96 prajurit Tamtama Koarmada II yang dididik di Kodiklatal ini nantinya dapat melaksanakan pendidikan dengan baik dan lancar dan lulus seluruhnya menjadi prajurit Bintara. Serta kembali ke Kesatuan untuk memenuhi kebutuhan personel baik di KRI maupun satuan-satuan lain di Koarmada II,”ungkapnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS