bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Berikan Trauma Healing Anak Korban Bentrokan


ipungs,    23 Januari 2021,    22:17 WIB

Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Berikan Trauma Healing Anak Korban Bentrokan
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Berikan Trauma Healing Anak

Kongo-mediaindonesianews.com: Satuan Tugas (Satgas)  TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB)/Mission de l'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) memberikan bantuan trauma healing kepada 38 anak yang melarikan diri dan terdampak akibat bentrokan bersenjata. Hal itu dikatakan oleh Dansatgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO Kolonel Inf. Daniel Lumbanraja, bertempat di Soekarno Camp Indo RDB Kalemie, Provinsi Tanganyika Republik Demokratis Kongo, Sabtu (21/1).


Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Berikan Trauma Healing Anak Korban Bentrokan

“telah terjadi bentrokan bersenjata antara kelompok milisi Mai Mai Malaika dengan Milisi Self Defense di wilayah Kabambare beberapa waktu lalu dan mengakibatkan hilangnya 100 anak. Untuk itu Komandan Sektor Selatan MONUSCO Brigadir Jenderal Mohammad Atif Mujtaba memerintahkan Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB untuk melaksanakan misi bersama/Long Range Mission (LRM) dengan melibatkan Disarmament Demobilisation Reintegration Repatriation Resettlement (DDRRR), Cold Protection Section (CPS), Civil Affairs Section (CAS) dan UNICEF  ke desa Mutupeke, Kalonda II dan Kako, Provinsi maniema dimulai sejak awal Januari 2021” paparnya.

Pada pelaksanaan misi tersebut Satgas TNI Konga XXXIX-B/MONUSCO dipimpin oleh Kapten Inf. Ikhsan melaksanakan pertemuan dengan beberapa Kepala Desa dan masyarakat di wilayah tersebut. Adapun informasi yang didapat bahwa adanya 38 anak yang merupakan pelarian akibat bentrokan bersenjata.

Selanjutnya Satgas TNI Konga XXXIX-B/MONUSCO melaksanakan kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) dengan melibatkan Female Engagement Team (FET) Indo RDB. Dalam kegiatan Cimic tersebut dilaksanakan medical check up dan trauma healing berupa menari bersama dan permainan guna meningkatkan moril anak-anak akibat trauma yang baru saja mereka alami.


Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Berikan Trauma Healing Anak Korban Bentrokan

“Dari jumlah 38 anak,  terdapat 31 anak berusia 6 s.d 17 tahun yang diantaranya 28 anak merupakan siswa SD Kimanu dan 3 siswa Sekolah Menegah Kahoyi di Desa Mujuka di wilayah Kabambare. Disamping itu terdapat 7 anak tanpa orang tua yang merupakan 3 anak perempuan dan 4 anak laki-laki berusia 4 s.d 13 tahun”, pungkas Dansatgas.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS