bendera

Kamis, 03 September 2026    04:20 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Swasta Butuh Subsidi Dari Pemerintah


Lian,    06 November 2020,    22:40 WIB

Swasta Butuh Subsidi Dari Pemerintah
Prof. Dr. John Pieris, S.H., M.H., M.S

Jakarta-mediaindonesianews.com: Selama Pandemi Covid 19, upaya Lembaga Pendidikan sangat maksimal bertanggung jawab mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, terutama di Perguruan Tinggi Universitas.


“Sebagai Dosen pendidik kami tetap menjalankan tugas mulia ini seperti biasa, bahkan kami bertaruh nyawa untuk itu. Tanpa didorong oleh pemerintah, kami pun selalu menjalankan tugas mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat sebisa yang kami lakukan. Jadi tidak ada masalah dengan itu” kata Prof. Dr. John Pieris, SH., MH., MS  Guru Besar UKI Jakarta kepada Mediaindonesianews, Jum’at (6/11).

Kata John, tugas ini tetap dilakukan juga dengan maksimal. Relaksasi kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan kekinian (digitalisasi dan internasionalisasi untuk menuju Perguruan Tinggi Unggul atau peringkat Internasional) sementara digarap di Perguruan Tinggi. Demikian juga Kuliah online, tugas mandiri (paper) dan penelitian di lab di Library Research semakin digalakan. KPI sudah berjalan cukup lama (ini bukan hal yang baru) Anggaran disesuiakan.

“Yang jadi masalah adalah sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi Swasta. Pemerintah bisa saja mensubsidi sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi Swasta yang jumlah lebih banyak dari yang negeri. Infrastruktur untuk negeri tidak masalah. Untuk swasta bermasalah SOP selalu disesuaikan,” tandasnya.


Menurut John, berbagai Riset dan pengembangan teknologi sudah diupayakan tapi Swasta butuh subsidi dari pemerintah.

“Uang jangan saja dinikmati oleh yang Negeri, tapi swasta juga harus disubsidi. Riset dan pengembangan teknologi dan inovasi terletak pada ketentuan dana yang memadai,” pintanya.

Perguruan tinggi harus bertransformasi menjadi lebih dinamis. Ciptakan terobosan, bangun iklim kompetisi untuk meningkatkan daya saing, jalin sinergi, jalin kolaborasi dengan BUMN dan industri, talent pool berbasis digital.

“Ini sementara digalakkan dan sudah lama kami lakukan, walaupun terbatas juga. Tidak saja dengan BUMN, tapi juga perusahaan-perusahaan swasta. Untuk bidang-bidang sosial, humaniora kerjasama ini dilakukan dengan lembaga-lembaga Negara” pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS