bendera

Kamis, 03 September 2026    03:25 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


NU Bogor Raya Law Firm Sampaikan Harapan untuk Muktamar NU ke-35: Perkuat Persatuan dan Kemajuan Umat


eds,    28 Agustus 2026,    16:57 WIB

NU Bogor Raya Law Firm Sampaikan Harapan untuk Muktamar NU ke-35: Perkuat Persatuan dan Kemajuan Umat
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 resmi memasuki rangkaian penyelenggaraan pada Kamis (27/8) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Forum musyawarah tertinggi NU tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.


Muktamar ke-35 menjadi momentum penting bagi NU dalam menentukan arah organisasi untuk lima tahun mendatang. Salah satu agenda utama forum tersebut adalah memilih Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031, selain membahas berbagai persoalan keagamaan dan organisasi.

NU Bogor Raya Law Firm menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Muktamar NU ke-35 sekaligus berharap seluruh rangkaian agenda dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan mengedepankan semangat persaudaraan.

“Kami berharap Muktamar NU ke-35 dapat berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi, umat Islam, dan bangsa Indonesia,” ujar Endang Supriyatna, Sekretaris Jenderal NU Bogor Raya Law Firm, Kamis (27/8).


Menurutnya, Muktamar tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk merumuskan program-program yang mampu menjawab tantangan umat dan perkembangan bangsa.

Program kerja yang dihasilkan diharapkan dapat membawa NU dan umat Islam Indonesia semakin maju, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan bangsa dan negara.

“Kami berharap Muktamar dapat memilih pimpinan NU untuk masa lima tahun ke depan yang mampu menjalankan amanat Muktamar dengan baik, amanah, dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Perkuat Persatuan Umat

NU Bogor Raya Law Firm juga menekankan pentingnya kepemimpinan NU ke depan untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Persatuan umat, menurutnya, bukan hanya menjadi kebutuhan internal organisasi maupun umat Islam Indonesia, tetapi juga menjadi harapan yang lebih luas dalam membangun kehidupan umat Islam di tingkat global.

Harapan tersebut dikaitkan dengan pengalaman salah seorang tokoh Muhammadiyah ketika menjadi bagian dari delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berkunjung ke Iran pada 2008.

Dalam sebuah pertemuan dengan salah seorang tokoh penting dalam hierarki kepemimpinan Iran saat itu, disampaikan pandangan bahwa umat Islam suatu saat akan kembali memiliki peran penting dalam memimpin dunia.

Namun, menurut cerita tersebut, kepemimpinan umat Islam di masa depan tidak semata-mata akan datang dari kawasan Timur Tengah, Turki, maupun Iran, tetapi justru dapat lahir dari umat Islam Indonesia.

“Pesan tersebut bagi kita menjadi pengingat bahwa kekuatan umat Islam Indonesia sangat besar apabila persatuan dan kesatuan dapat terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Kepemimpinan yang Mengayomi

Sementara itu Ketua Umum, NU Bogor Raya Law Firm Dr (c) KP. H. Budi Kasan Besari Adinagaro, SH,.MH,.Cla berharap pimpinan NU hasil Muktamar ke-35 mampu menjadi pemimpin yang mengayomi seluruh elemen umat dan warga bangsa.

Kepemimpinan NU ke depan diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga menumbuhkan budaya saling menghargai, tolong-menolong, serta membangun empati antarsesama elemen masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana persatuan dan kesatuan umat terus ditumbuhkembangkan. Sikap saling menghargai, tolong-menolong dan rasa empati antar-sesama elemen umat serta warga bangsa harus menjadi kekuatan bersama,” katanya.

NU Bogor Raya Law Firm berharap seluruh peserta Muktamar dapat mengedepankan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan pribadi.

Dengan semangat tersebut, Muktamar NU ke-35 diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, program kerja yang relevan, serta keputusan-keputusan strategis yang memberikan manfaat bagi NU, umat Islam, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (eds)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS