bendera

Kamis, 03 September 2026    03:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Wamen Ossy Buka Ujian PPAT 2026, Tekankan Kompetensi dan Integritas untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan


Tim Red,    05 Agustus 2026,    14:56 WIB

Wamen Ossy Buka Ujian PPAT 2026, Tekankan Kompetensi dan Integritas untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Istimewa

Cikeas-Mediaindonesianews: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, secara resmi membuka Ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Tahun 2026 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (3/8). Melalui seleksi tersebut, Kementerian ATR/BPN menargetkan lahirnya PPAT yang kompeten, profesional, dan berintegritas untuk memperkuat kualitas pelayanan pertanahan nasional.


Wamen Ossy Buka Ujian PPAT 2026, Tekankan Kompetensi dan Integritas untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

Dalam sambutannya, Wamen Ossy menegaskan bahwa kualitas pelayanan pertanahan tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga bergantung pada kapasitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan tersebut.

"Penyelenggaraan Ujian PPAT merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan pertanahan dari PPAT yang kompeten, memahami hukum pertanahan, profesional, dan berintegritas. Karena pada akhirnya, kualitas layanan pertanahan tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang baik maupun teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya," ujar Ossy.

Ujian PPAT Tahun 2026 diikuti 7.886 peserta yang tersebar di tiga lokasi penyelenggaraan, yakni BPSDM Kementerian ATR/BPN di Cikeas, Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, dan Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Berdasarkan data panitia, jumlah peserta terdiri atas 2.929 notaris dan 4.957 peserta non-notaris. Para peserta non-notaris akan bersaing mengisi 1.743 formasi PPAT yang tersedia di 270 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Menurut Ossy, materi ujian dirancang secara komprehensif untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus kesiapan profesional calon PPAT.

Materi yang diujikan meliputi organisasi Kementerian ATR/BPN, hukum pertanahan, penetapan hak dan pendaftaran tanah, tata cara pembuatan akta, hingga kode etik profesi.

"Seleksi melalui materi ujian yang disusun secara komprehensif mencakup organisasi kementerian, hukum pertanahan, penetapan hak dan pendaftaran tanah, tata cara pembuatan akta, hingga kode etik profesi. Semua ini dirancang untuk memastikan setiap PPAT nantinya memiliki bekal pengetahuan dan profesionalisme yang memadai," jelasnya.

Selain memastikan proses seleksi berjalan objektif, Kementerian ATR/BPN juga terus melakukan penyempurnaan regulasi yang mengatur jabatan PPAT sebagai bagian dari reformasi layanan pertanahan.

Penyempurnaan tersebut diarahkan agar regulasi mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat, memperkuat etika profesi, memperjelas hak dan kewajiban PPAT, sekaligus meningkatkan sistem pembinaan dan pengawasan terhadap para pejabat pembuat akta tanah.

"Kementerian juga terus mengembangkan sistem penilaian kinerja PPAT bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) agar lebih objektif dan proporsional," kata Ossy.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara bertahap di tiga lokasi. Di BPSDM Kementerian ATR/BPN Cikeas, ujian berlangsung pada 3–5 Agustus 2026 dengan jumlah peserta 2.482 orang. Selanjutnya di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, ujian dijadwalkan pada 11–13 Agustus 2026 dan diikuti 2.397 peserta. Sementara di Politeknik Agraria STPN, Sleman, ujian akan dilaksanakan pada 18–20 Agustus 2026 dengan jumlah peserta 3.007 orang.

Kementerian ATR/BPN berharap proses seleksi tersebut mampu menghasilkan PPAT yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis dan pemahaman hukum yang kuat, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Turut mendampingi Wamen ATR/Waka BPN dalam pembukaan Ujian PPAT Tahun 2026, Kepala BPSDM Agustyarsyah, Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja Ana Anida, serta Ketua Umum Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Hapendi Harahap. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus pusat IPPAT sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas profesi PPAT di Indonesia.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS