bendera

Kamis, 03 September 2026    03:25 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar ke Kas Negara, Dugaan Anomali Rekening SPPG Dilaporkan ke Kejaksaan Agung


Tim Red,    01 Agustus 2026,    20:48 WIB

BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar ke Kas Negara, Dugaan Anomali Rekening SPPG Dilaporkan ke Kejaksaan Agung
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan dana sebesar Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan sejumlah anomali dalam pengelolaan keuangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Temuan tersebut juga telah dilaporkan kepada Kejaksaan Agung untuk ditindaklanjuti sesuai proses hukum.


Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/7). Ia menjelaskan, pengembalian dana merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan menyeluruh terhadap ribuan rekening SPPG yang mengungkap berbagai ketidaksesuaian dalam tata kelola keuangan.

"Setelah kami periksa ribuan rekening, terungkap berbagai anomali. Mulai dari satu dapur dengan beberapa rekening virtual, hingga alokasi rekening untuk unit yang belum berfungsi," ujar Sudaryono.

Menurutnya, pemeriksaan menemukan sejumlah pola yang dinilai tidak wajar, di antaranya satu SPPG memiliki lebih dari satu rekening virtual serta adanya pembukaan rekening bagi satuan pelayanan yang belum beroperasi.


Sebagai langkah korektif, BGN telah menginstruksikan pengembalian seluruh dana yang dinilai tidak sesuai ke kas negara melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Rincian dana yang telah dikembalikan meliputi:

Total dana yang berhasil dipulihkan mencapai Rp311,2 miliar.

Selain pemulihan kerugian keuangan negara, BGN juga menyerahkan seluruh hasil temuannya kepada Kejaksaan Agung untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. Langkah tersebut diambil guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam pengelolaan rekening SPPG.

Sudaryono menegaskan, proses hukum diperlukan untuk mengungkap apakah anomali tersebut terjadi akibat kelalaian administratif atau mengandung unsur kesengajaan yang berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan hasil audit terhadap 16.482 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, BGN mengidentifikasi sebanyak 5.355 satuan pelayanan yang terindikasi melakukan pelanggaran dengan kategori berat, sedang, maupun ringan.

Meski demikian, BGN menegaskan proses verifikasi masih terus berjalan bersama aparat penegak hukum guna memastikan tingkat pelanggaran di setiap satuan pelayanan.

"Kami akan mendalami setiap temuan. Jika terbukti ada unsur pidana, pelakunya akan ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Sudaryono.

BGN menyatakan akan terus memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola keuangan program pemenuhan gizi agar penggunaan anggaran negara berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga integritas pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut atas laporan yang disampaikan BGN. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah diserahkan.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS