bendera

Selasa, 03 November 2026    07:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


GMNI Jakarta Desak Penghentian Total Program KDMP, Minta Dugaan Penyimpangan Diusut


Tim Red,    27 Juni 2026,    15:20 WIB

GMNI Jakarta Desak Penghentian Total Program KDMP, Minta Dugaan Penyimpangan Diusut
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Jakarta mendesak pemerintah menghentikan secara menyeluruh Program Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Organisasi mahasiswa tersebut menilai program itu perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dianggap membebani anggaran negara dan memunculkan persoalan dalam pelaksanaannya.


Ketua DPD GMNI Jakarta, Deodatus Sunda, mengatakan penghentian sementara atau moratorium program dinilai penting guna mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar sekaligus memastikan seluruh proses pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Deodatus, evaluasi tidak hanya perlu dilakukan terhadap aspek pengelolaan anggaran, tetapi juga terhadap mekanisme pelaksanaan program yang belakangan menjadi sorotan publik.

"Uang negara yang bersumber dari pajak rakyat seharusnya digunakan untuk menyejahterakan masyarakat, bukan untuk program yang menurut kami perlu dipertanggungjawabkan secara transparan. Pemerintah harus segera menghentikan program ini sambil dilakukan audit menyeluruh," kata Deodatus dalam keterangannya, Sabtu (27/6).


DPD GMNI Jakarta menilai Program KDMP memerlukan pemeriksaan secara komprehensif oleh aparat penegak hukum. Mereka meminta audit investigatif dilakukan terhadap penggunaan anggaran yang dialokasikan dalam program tersebut, termasuk aliran dana kepada PT Agrinas Pangan Nusantara apabila terdapat kaitan dengan pelaksanaan program.

Selain itu, GMNI Jakarta juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan audit dan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan anggaran apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Dalam pernyataannya, GMNI Jakarta juga menyoroti insiden yang menyebabkan meninggalnya sejumlah calon manajer Kopdes Merah Putih saat mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan. Organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum mengusut penyebab peristiwa tersebut dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum apabila ditemukan unsur kelalaian maupun tindak pidana.

Secara garis besar, DPD GMNI Jakarta menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah, yakni menghentikan Program KDMP, melakukan audit investigatif terhadap penggunaan anggaran program, serta mengusut tuntas peristiwa yang menyebabkan korban jiwa dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan calon manajer.

GMNI Jakarta juga menilai kebijakan terkait koperasi dan pangan perlu dievaluasi secara menyeluruh agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjamin akuntabilitas penggunaan keuangan negara.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS