bendera

Selasa, 03 November 2026    07:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa


Tim Red,    05 Juni 2026,    20:02 WIB

Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
istimewa

Sukabumi-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak para santri untuk mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pemerintahan, hingga pembangunan nasional.


Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Pesan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat menghadiri peringatan Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/6).

Di hadapan ratusan santri dan jajaran pengasuh pesantren, Nusron menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan yang tidak hanya melanjutkan perjuangan para pendahulu, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“Santri harus siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ada yang menjadi ulama, ada yang menjadi teknokrat, dan ada yang menjadi pemimpin bangsa. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Nusron.


Menurutnya, pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk karakter, wawasan, dan kepemimpinan generasi muda. Karena itu, para santri didorong untuk memiliki visi yang luas dan kesiapan mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron mengibaratkan posisi santri sebagai generasi penerus yang suatu saat harus siap menggantikan peran para pendahulunya. Ia menekankan pentingnya proses pembelajaran dan pembentukan kapasitas sejak dini agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Nusron menjelaskan bahwa pembangunan masyarakat yang maju dan sejahtera memerlukan sinergi antara tiga unsur utama, yakni ilmu keagamaan, kemampuan teknokratis, serta kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa.

Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan pemikiran ulama besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani yang menekankan pentingnya perpaduan antara ilmu para ulama, kebijaksanaan para teknokrat, dan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

“Pesantren memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang mampu berkiprah pada ketiga bidang tersebut sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain menekankan pentingnya pendidikan dan kepemimpinan, Menteri Nusron juga mendorong para santri untuk meningkatkan literasi politik dan pemahaman terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menilai santri tidak boleh bersikap apatis terhadap persoalan kebangsaan karena pemahaman terhadap kebijakan publik menjadi salah satu bekal penting untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Santri harus memahami kebijakan publik dan kehidupan berbangsa agar mampu ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Nusron menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada pimpinan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA, K.H. E.S. Mubarok. Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian hukum atas aset lembaga pendidikan keagamaan.

Dengan adanya sertipikat wakaf, aset pesantren diharapkan memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara Milad ke-26 YASPIDA turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan pesantren.

Melalui momentum tersebut, pemerintah berharap pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan karakter sekaligus melahirkan generasi yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa mendatang.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS