bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Kejagung Ungkap Dugaan Afiliasi Yayasan Mitra SPPG dengan Eks Pimpinan BGN


Tim Red,    03 Juni 2026,    18:46 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Afiliasi Yayasan Mitra SPPG dengan Eks Pimpinan BGN
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengungkap dugaan afiliasi sejumlah yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan yayasan-yayasan tersebut diduga memperoleh keuntungan miliaran rupiah per hari meski dinilai tidak memenuhi syarat sebagai mitra SPPG.

“Yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah tiap hari,” ujar Syarief di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6).

Menurut dia, yayasan yang dimaksud diduga terafiliasi dengan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Kelembagaan Lodewyk Pusung.


Syarief menjelaskan bentuk afiliasi tersebut dilakukan secara tidak langsung melalui pihak lain yang disebut bertindak sebagai perantara kepemilikan yayasan.

“Bentuk terafiliasinya adalah yayasan-yayasan itu bisa dibilang milik melalui orang lain,” katanya.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan ketiga mantan pimpinan BGN tersebut sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi jual beli titik SPPG pada program MBG periode 2025–2026.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan menemukan minimal dua alat bukti yang cukup.

“Setelah melalui rangkaian pemeriksaan dan berdasarkan dua alat bukti yang cukup maka tim penyidik menetapkan DH, SS dan LP sebagai tersangka,” ujar Syarief.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan tata kelola program pemenuhan gizi nasional, termasuk penentuan mitra penyedia layanan SPPG yang diduga tidak sesuai ketentuan. Hingga kini, penyidik masih mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS