bendera

Selasa, 03 November 2026    08:25 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan


Tim Red,    17 April 2026,    18:39 WIB

ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungannya terhadap Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan permukiman melalui penyediaan lahan untuk hunian vertikal dan pengembangan kota satelit di berbagai wilayah Indonesia.


ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyatakan pihaknya telah menyiapkan lahan skala besar sebagai bagian dari upaya mengurangi kepadatan di kota-kota besar sekaligus mendukung program perumahan nasional.

“Kami dari Kementerian ATR/BPN sudah menyiapkan lahan di berbagai daerah untuk mendukung pembangunan hunian vertikal. Pada tahap berikutnya, kami juga menyiapkan pengembangan kota baru sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan di kota besar,” ujar Nusron Wahid dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Kamis (16/04).

Ia mengungkapkan, lahan yang telah teridentifikasi tersebar di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi. Berdasarkan data awal, total indikasi lahan mencapai lebih dari 129 ribu hektare, dengan sekitar 37 ribu hektare dinilai potensial untuk dimanfaatkan dalam waktu dekat.


“Data awal kami menunjukkan terdapat sekitar 129.764 hektare lahan yang teridentifikasi. Namun, yang benar-benar potensial untuk dimanfaatkan saat ini sekitar 37.709 hektare,” jelasnya.

Pemerintah memprioritaskan pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, pengembangan kota satelit dirancang dengan kebutuhan lahan yang lebih luas, sebagai bagian dari strategi jangka panjang penataan ruang dan pemerataan pembangunan.

“Untuk kota satelit, kebutuhan lahannya minimal antara 30 hingga 120 hektare per lokasi, bahkan bisa mencapai 100 hektare atau lebih untuk kawasan tertentu,” tambah Nusron.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa ketersediaan lahan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program pembangunan perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah.

“Kami memiliki konsep sederhana untuk melaksanakan program 3 juta rumah. Yang utama adalah memastikan tanah untuk pembangunan rumah ini tersedia,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, serta Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, bersama jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS