bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan


Tim Red,    17 April 2026,    18:39 WIB

ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungannya terhadap Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan permukiman melalui penyediaan lahan untuk hunian vertikal dan pengembangan kota satelit di berbagai wilayah Indonesia.


ATR/BPN Siapkan Lahan untuk Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Dukung PSN Perumahan

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyatakan pihaknya telah menyiapkan lahan skala besar sebagai bagian dari upaya mengurangi kepadatan di kota-kota besar sekaligus mendukung program perumahan nasional.

“Kami dari Kementerian ATR/BPN sudah menyiapkan lahan di berbagai daerah untuk mendukung pembangunan hunian vertikal. Pada tahap berikutnya, kami juga menyiapkan pengembangan kota baru sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan di kota besar,” ujar Nusron Wahid dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor ATR/BPN, Jakarta, Kamis (16/04).

Ia mengungkapkan, lahan yang telah teridentifikasi tersebar di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi. Berdasarkan data awal, total indikasi lahan mencapai lebih dari 129 ribu hektare, dengan sekitar 37 ribu hektare dinilai potensial untuk dimanfaatkan dalam waktu dekat.


“Data awal kami menunjukkan terdapat sekitar 129.764 hektare lahan yang teridentifikasi. Namun, yang benar-benar potensial untuk dimanfaatkan saat ini sekitar 37.709 hektare,” jelasnya.

Pemerintah memprioritaskan pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, pengembangan kota satelit dirancang dengan kebutuhan lahan yang lebih luas, sebagai bagian dari strategi jangka panjang penataan ruang dan pemerataan pembangunan.

“Untuk kota satelit, kebutuhan lahannya minimal antara 30 hingga 120 hektare per lokasi, bahkan bisa mencapai 100 hektare atau lebih untuk kawasan tertentu,” tambah Nusron.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa ketersediaan lahan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program pembangunan perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah.

“Kami memiliki konsep sederhana untuk melaksanakan program 3 juta rumah. Yang utama adalah memastikan tanah untuk pembangunan rumah ini tersedia,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, antara lain Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, serta Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, bersama jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS