bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Rapim Kuartal I 2026, Menteri Nusron Targetkan Berkas Layanan Pertanahan Lama Nol


Tim Red,    16 April 2026,    18:12 WIB

Rapim Kuartal I 2026, Menteri Nusron Targetkan Berkas Layanan Pertanahan Lama Nol
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menuntaskan berkas layanan pertanahan lama sesuai target yang telah ditetapkan.


Rapim Kuartal I 2026, Menteri Nusron Targetkan Berkas Layanan Pertanahan Lama Nol

Instruksi tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) akhir Kuartal I 2026 yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Nusron menyebutkan, penurunan jumlah berkas layanan pertanahan telah menunjukkan progres positif dalam satu kuartal terakhir.

“Sudah ada penurunan sampai sekitar 22.000 berkas. Progresnya bagus, tapi target kita berkas yang masuk pada Q1, Q2, dan Q3 tahun 2025 harus nol,” ujarnya, Kamis (16/4)

Ia menegaskan, percepatan penyelesaian berkas menjadi bagian penting dalam upaya penertiban layanan pertanahan. Untuk itu, Kantor Wilayah BPN Provinsi yang masih memiliki tunggakan diminta segera menggelar rapat khusus guna mempercepat penyelesaian.


Menteri Nusron juga menetapkan target waktu yang jelas, yakni berkas kuartal I 2025 harus selesai pada akhir Mei 2026, sementara berkas kuartal II 2025 ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2026.

Selain percepatan penyelesaian, Nusron meminta jajaran teknis menyusun strategi pencegahan agar penumpukan berkas tidak kembali terjadi. Strategi tersebut mencakup penguatan sistem teknologi informasi, perbaikan standar operasional prosedur (SOP), serta mitigasi terhadap potensi kendala di lapangan.

Arahan tersebut ditujukan kepada sejumlah pejabat terkait, di antaranya Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi; Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; serta Inspektur Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang, I Ketut Gede Ary Sucaya, melaporkan bahwa tren penyelesaian berkas secara nasional terus meningkat. Hingga saat ini, tercatat penurunan berkas mencapai lebih dari 12.000 berkas.

Menurutnya, sejumlah faktor masih menjadi kendala dalam penyelesaian berkas, di antaranya adanya sengketa, permasalahan batas bidang tanah, serta kelengkapan dokumen yang belum dipenuhi oleh pemohon.

Rapim ini turut diikuti pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian ATR/BPN, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi beserta jajaran, baik secara langsung maupun daring.

Melalui langkah percepatan ini, ATR/BPN menargetkan terciptanya layanan pertanahan yang lebih tertib, cepat, dan akuntabel.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS