bendera

Rabu, 15 April 2026    21:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


GMNI DKI Jakarta Peringatkan Risiko Fiskal 2026, Soroti Defisit hingga Program Pemerintah


Tim Red,    17 Maret 2026,    10:56 WIB

GMNI DKI Jakarta Peringatkan Risiko Fiskal 2026, Soroti Defisit hingga Program Pemerintah
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah tahun 2026 yang dinilai berisiko terhadap stabilitas ekonomi nasional. Melalui Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda, organisasi tersebut menilai pemerintah menghadapi potensi tekanan fiskal di tengah dinamika global yang meningkat.


Dalam pernyataan resminya, GMNI menyoroti proyeksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang disebut berpotensi melampaui batas aman. Berdasarkan data yang dirujuk dari CORE Indonesia, dengan asumsi harga minyak dunia mencapai USD105 per barel dan nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.000 per dolar AS, defisit diperkirakan menembus 3 persen dari produk domestik bruto.

GMNI juga menyinggung potensi dampak konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya di jalur strategis energi global seperti Selat Hormuz, yang dapat memicu gangguan pasokan energi serta meningkatkan tekanan inflasi dalam negeri.

Selain faktor eksternal, GMNI mengkritisi sejumlah program pemerintah yang dinilai membutuhkan anggaran besar, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Menurut mereka, alokasi anggaran yang signifikan untuk program tersebut perlu dikaji ulang di tengah kondisi fiskal yang dinilai menantang.


Dalam analisisnya, GMNI juga menyoroti keterlibatan unsur militer dalam sejumlah program strategis pemerintah. Mereka menilai hal tersebut perlu mendapatkan perhatian agar tetap sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan sipil.

Lebih lanjut, GMNI menyinggung konsep “lawfare” atau penggunaan instrumen hukum dalam konteks kebijakan publik, serta mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara.

Organisasi mahasiswa tersebut turut mengkritisi rencana pelibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam skema Komponen Cadangan (Komcad), yang dinilai berpotensi memengaruhi independensi birokrasi sipil.

Sebagai tindak lanjut, GMNI DKI Jakarta menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain evaluasi terhadap program-program beranggaran besar, penguatan perlindungan ekonomi domestik, serta penyesuaian kebijakan fiskal agar tetap sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan GMNI tersebut.***


banner
NASIONAL
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah
img
Sabtu, 11 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara instansi dan masyarakat. Penegasan ini

MEDIA INDONESIA NEWS