bendera

Selasa, 03 November 2026    08:25 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


GMNI DKI Jakarta Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Ungkap Dalang


Tim Red,    14 Maret 2026,    03:39 WIB

GMNI DKI Jakarta Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Ungkap Dalang
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta mengecam keras serangan penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus yang menjabat Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).


Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh Ketua DPD GMNI DKI Jakarta Deodatus Sunda menanggapi insiden penyerangan yang menimpa Andrie Yunus pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I.

Dalam pernyataannya, GMNI menilai serangan tersebut merupakan puncak dari rangkaian intimidasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas Andrie sebagai aktivis pro-demokrasi yang aktif menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan publik.

Menurut GMNI, Andrie Yunus sebelumnya pernah menginterupsi rapat tertutup pembahasan Rancangan Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont pada Maret 2025 sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dinilai berpotensi mengancam supremasi sipil. Aksi tersebut disebut memicu berbagai ancaman hingga pelaporan terhadap dirinya ke Polda Metro Jaya.


Selain itu, GMNI juga menyoroti aktivitas Andrie dalam mengajukan uji materi Undang-Undang TNI ke Mahkamah Konstitusi serta keterlibatannya dalam berbagai advokasi isu demokrasi dan hak asasi manusia.

Dalam analisisnya, GMNI menilai serangan tersebut mencerminkan ancaman serius terhadap ruang kebebasan sipil. Organisasi mahasiswa itu bahkan menyebut adanya gejala kemunduran demokrasi yang ditandai dengan intimidasi terhadap aktivis dan pembela HAM.

GMNI juga menilai negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi pembela HAM sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya terkait jaminan perlindungan hak asasi manusia.

Dalam pernyataan sikapnya, GMNI DKI Jakarta menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, meminta Presiden Republik Indonesia turun tangan langsung untuk memastikan perlindungan kebebasan sipil serta menjamin keamanan para aktivis yang memperjuangkan hak asasi manusia.

Kedua, GMNI mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, tidak hanya menangkap pelaku lapangan tetapi juga mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang intelektual di balik penyerangan.

Ketiga, organisasi mahasiswa tersebut menolak segala bentuk upaya yang dinilai dapat mengarah pada praktik otoritarianisme serta menyerukan penghentian segala bentuk intimidasi terhadap aktivis sipil.

GMNI DKI Jakarta menyatakan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut serta menyerukan solidaritas masyarakat sipil dalam menjaga ruang demokrasi di Indonesia.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS