bendera

Kamis, 03 September 2026    06:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Gerakan Rakyat Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus


Fathan,    14 Maret 2026,    03:38 WIB

Gerakan Rakyat Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Organisasi masyarakat sipil Gerakan Rakyat mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus yang menjabat Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).


Serangan tersebut terjadi pada Kamis malam (12/03) di kawasan Jalan Salemba I. Andrie diduga diserang dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor sesaat setelah ia selesai merekam siniar bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Akibat insiden tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya, termasuk di bagian tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.

Wakil Ketua Umum Gerakan Rakyat Angga Putra Fidrian menilai serangan itu sebagai bentuk teror terhadap pembela hak asasi manusia.


“Serangan biadab ini merupakan tindakan teror yang diduga terencana dan bertujuan membungkam suara kritis pembela HAM di Indonesia,” ujar Angga dalam pernyataan resmi yang dikutip Jumat (13/03/2026).

Menurutnya, penyerangan terhadap Andrie tidak bisa dilepaskan dari aktivitasnya sebagai aktivis pro-demokrasi yang kerap menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan publik.

Gerakan Rakyat juga menilai adanya pola intimidasi yang berulang terhadap aktivis yang memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia. Mereka membandingkan kasus tersebut dengan serangan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang terjadi pada 2017, yang hingga kini dinilai belum sepenuhnya mengungkap dalang intelektual di balik serangan tersebut.

Dalam pernyataannya, Gerakan Rakyat menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang dinilai sebagai ancaman serius terhadap ruang sipil dan demokrasi di Indonesia.

Kedua, organisasi tersebut mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel, serta mengungkap pelaku maupun pihak yang diduga menjadi dalang di balik penyerangan.

Ketiga, Gerakan Rakyat mengingatkan bahwa perlindungan terhadap pembela HAM telah dijamin melalui berbagai regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Peraturan Komnas HAM Nomor 5 Tahun 2015.

Selain itu, mereka juga menyerukan kepada masyarakat sipil, akademisi, jurnalis, dan seluruh elemen demokrasi untuk mengawal proses hukum kasus tersebut serta menolak segala bentuk intimidasi terhadap pembela HAM.

Gerakan Rakyat juga menyampaikan solidaritas dan doa untuk kesembuhan Andrie Yunus serta menyatakan dukungan terhadap KontraS, YLBHI, dan organisasi masyarakat sipil lainnya yang memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia.(FF)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS