bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Wamen ATR/BPN: Digitalisasi Layanan Pertanahan Bukan Sekadar Alih Dokumen ke Format Digital


Tim Red,    10 Maret 2026,    02:24 WIB

Wamen ATR/BPN: Digitalisasi Layanan Pertanahan Bukan Sekadar Alih Dokumen ke Format Digital
istimewa

Bali-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan menyatakan bahwa digitalisasi layanan pertanahan tidak hanya sebatas mengganti dokumen fisik menjadi format digital, tetapi juga mencakup perubahan sistem kerja dan budaya organisasi.


Wamen ATR/BPN: Digitalisasi Layanan Pertanahan Bukan Sekadar Alih Dokumen ke Format Digital

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan Universitas Udayana di Fakultas Hukum Universitas Udayana, Senin (9/3), di Bali.

“Digitalisasi bukan sekadar mengganti dokumen kertas dengan dokumen digital. Transformasi ini juga menyangkut perubahan cara kerja, perubahan proses bisnis, dan perubahan budaya organisasi,” ujar Ossy dalam pemaparannya di Aula Lecture Building Universitas Udayana.

Menurutnya, transformasi layanan pertanahan yang dilakukan pemerintah mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen perubahan, penataan organisasi, penyempurnaan tata laksana, hingga penguatan akuntabilitas kinerja. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik juga menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan.


Dalam seminar yang dihadiri mahasiswa serta praktisi profesional tersebut, Ossy menekankan pentingnya dukungan dari profesi hukum, khususnya Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan notaris, dalam proses transformasi layanan pertanahan.

Ia menilai keberhasilan digitalisasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi dan kebijakan pemerintah, tetapi juga kesiapan para profesional hukum untuk menyesuaikan diri dengan sistem baru.

“Dalam proses transformasi ini, profesi PPAT memiliki posisi strategis. Karena itu, keberhasilan digitalisasi layanan pertanahan juga bergantung pada kesiapan profesi hukum untuk beradaptasi dengan sistem yang lebih modern,” kata Ossy.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana I Ketut Sudarsana menyatakan pihaknya berkomitmen menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan perkembangan kebijakan dan teknologi di bidang pertanahan, khususnya pada Program Studi Magister Kenotariatan.

“Kami sebagai institusi pendidikan tentu harus menyesuaikan materi pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Seminar bertema “Digitalisasi Layanan Hukum-Pertanahan: Ancaman atau Masa Depan bagi Profesi Notaris/PPAT dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” tersebut diikuti ratusan mahasiswa serta praktisi profesional.

Ketua Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan Universitas Udayana I Putu Bagus Padmanegara berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai arah kebijakan digitalisasi layanan pertanahan.

Dalam kegiatan tersebut, Ossy turut didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Eko Priyanggodo serta sejumlah Kepala Kantor Pertanahan di Provinsi Bali. Diskusi seminar juga menghadirkan narasumber lain, yakni Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Bali I Made Sumadra serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali Eem Nurmanah.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS