bendera

Kamis, 03 September 2026    06:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


ATR/BPN Sederhanakan Regulasi Pertanahan, Dirjen PHPT Ajak KAPTI-AGRARIA Beri Masukan


Tim Red,    08 Maret 2026,    17:08 WIB

ATR/BPN Sederhanakan Regulasi Pertanahan, Dirjen PHPT Ajak KAPTI-AGRARIA Beri Masukan
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pemerintah tengah menyiapkan langkah penyederhanaan regulasi di sektor pertanahan guna memperkuat tata kelola agraria. Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Asnaedi mengajak kalangan profesional dan alumni bidang agraria untuk berkontribusi memberikan masukan terhadap penyempurnaan regulasi tersebut.


ATR/BPN Sederhanakan Regulasi Pertanahan, Dirjen PHPT Ajak KAPTI-AGRARIA Beri Masukan

Hal itu disampaikan Asnaedi saat memberikan sambutan dalam Dialog Strategis dan Silaturahmi Ramadan yang diselenggarakan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-AGRARIA) di Jakarta, Jumat (6/3).

Menurutnya, anggota KAPTI-AGRARIA memiliki peran penting dalam memberikan kritik dan masukan terhadap berbagai regulasi pertanahan yang berlaku saat ini, termasuk dalam proses penyusunan Rancangan Undang-Undang Administrasi Pertanahan.

“Teman-teman KAPTI ayo kritisi semua peraturan pelaksanaan kita sekarang. Kita tidak usah takut kalau memang salah sampaikan itu salah, apalagi jika ada potensi masalah dalam pelaksanaan di lapangan,” ujar Asnaedi.


Ia menjelaskan, pemerintah saat ini sedang melakukan penyesuaian sejumlah regulasi pertanahan sebagai respons terhadap perubahan kebijakan serta kebutuhan tata kelola di era pemerintahan baru. Beberapa aturan, termasuk peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan dan administrasi pertanahan, telah direvisi dan disempurnakan.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah menyatukan pengaturan yang selama ini tersebar dalam beberapa regulasi, terutama terkait pendaftaran tanah dan pengaturan hak atas tanah.

“Selama ini kita memisahkan pengaturan antara pendaftaran tanah dan pengaturan hak atas tanah. Ke depan kita coba satukan agar peraturan pelaksanaannya lebih sederhana dan tidak menimbulkan tumpang tindih,” jelasnya.

Dialog strategis dengan tema “Kontribusi Pemikiran untuk RUU Pertanahan dan Penguatan Tata Kelola Agraria” tersebut menjadi forum diskusi bagi ratusan peserta yang hadir secara langsung maupun daring untuk menyampaikan gagasan terkait penguatan sistem regulasi pertanahan di Indonesia.

Asnaedi juga mengimbau anggota KAPTI-AGRARIA untuk melakukan pratinjau terhadap berbagai regulasi yang sudah berlaku serta menelaah kondisi riil pertanahan di lapangan agar regulasi yang akan diterbitkan ke depan lebih relevan dan implementatif.

“Teman-teman KAPTI diharapkan bisa melihat aturan yang sudah ada, aturan yang akan diubah, serta kondisi riil pertanahan di lapangan,” katanya.

Selain Asnaedi, dialog tersebut menghadirkan Pejabat Fungsional Penata Ruang Ahli Utama ATR/BPN Andi Tenrisau serta Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi ATR/BPN Dwi Budi Martono yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penyusun RUU Administrasi Pertanahan.

Acara dilanjutkan dengan sesi silaturahmi anggota KAPTI-AGRARIA yang dibuka oleh Ketua Umum KAPTI-AGRARIA Sri Pranoto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tanri Abeng, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, akademisi, praktisi kebijakan agraria, serta anggota KAPTI-AGRARIA.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS