bendera

Kamis, 03 September 2026    06:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


BPBD Bali Pasang Sistem Alarm Banjir di Enam Titik Rawan Denpasar


JroBudi,    12 Januari 2026,    09:22 WIB

BPBD Bali Pasang Sistem Alarm Banjir di Enam Titik Rawan Denpasar
istimewa

Denpasar-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Provinsi Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali memasang sistem alarm peringatan dini banjir di enam titik rawan di Kota Denpasar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi pascabanjir bandang yang melanda Denpasar pada September 2025.


Enam titik prioritas pemasangan alarm berada di sepanjang aliran Tukad Badung, yakni kawasan Pasar Kumbasari, Jembatan Pasar Bunga Wangaya, DAM Kontrol BWS OP3 Wangaya, Jembatan Wangaya Kampung Muslim, Jembatan Tukad Badung Jalan Hasanudin, serta Jembatan Tukad Badung Jalan Pekambingan.

Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mengatakan pemasangan sistem peringatan dini tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan jumlah alat yang tersedia.

“Untuk saat ini baru enam titik yang bisa kami pasang karena keterbatasan perangkat,” ujar Agung Teja Bhusana Yadnya.


Ia menjelaskan, sistem alarm banjir tersebut merupakan hasil inovasi BPBD Bali yang dirakit secara mandiri dengan dukungan PLN serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Sistem ini bekerja menggunakan sensor ketinggian air yang dipasang di dalam sungai dan terhubung dengan sirene peringatan di atas permukaan.

Secara teknis, alarm akan berbunyi sesuai dengan kenaikan debit air. Di kawasan Pasar Kumbasari, sirene peringatan pertama akan aktif saat permukaan air naik 30 sentimeter, peringatan kedua pada ketinggian 86 sentimeter, dan perintah evakuasi akan dikeluarkan ketika air mencapai 150 sentimeter.

“Artinya, ketika total kenaikan air mencapai 266 sentimeter, masyarakat harus segera melakukan evakuasi,” jelasnya.

BPBD Bali menargetkan seluruh pemasangan sistem alarm tersebut rampung pada 12 Januari 2026. Setelah pemasangan selesai, BPBD akan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas dalam radius 200 hingga 300 meter dari titik pemasangan alarm.

Agung Teja menekankan bahwa efektivitas sistem peringatan dini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan dan kesadaran masyarakat dalam merespons peringatan yang diberikan.

“Keselamatan warga sangat ditentukan oleh kepatuhan terhadap peringatan dini dan kesiapan untuk segera melakukan evakuasi,” ujarnya. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS