bendera

Kamis, 03 September 2026    06:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Asprindo Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru, Kirim Doa untuk Korban Bencana Sumatera


Tim Red,    01 Januari 2026,    21:58 WIB

Asprindo Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru, Kirim Doa untuk Korban Bencana Sumatera
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Asosiasi Penguasa Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menggelar zikir dan doa bersama menyambut tahun baru di Graha Jorindo, Jalan Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (1/1). Doa dipanjatkan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya Aceh, yang dilaporkan telah merenggut lebih dari seribu nyawa, sekaligus memohon kebangkitan ekonomi masyarakat terdampak banjir bandang.


Asprindo Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru, Kirim Doa untuk Korban Bencana Sumatera

Sekretaris Jenderal Asprindo, Ana Mustamin, mengatakan kegiatan zikir dan doa bersama merupakan agenda tahunan yang digagas Ketua Umum Asprindo Jose Rizal. Selain doa, acara juga diisi hiburan sebagai ajang silaturahmi yang melibatkan pekerja Jorindo Group, keluarga besar Asprindo, para sahabat, anggota Asprindo, serta masyarakat sekitar.

“Acara utamanya memang doa dan zikir. Hiburan digelar agar keluarga besar Jorindo Group, relasi, sahabat, dan masyarakat sekitar bisa bersilaturahmi dan bergembira bersama,” ujar Ana.

Ana berharap kebersamaan tersebut menjadi awal yang baik dalam menjalani tahun 2026. Ia juga menyoroti kondisi perekonomian nasional pascabencana ekologis di tiga provinsi Sumatera.


Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah strategis yang selaras antara target dan implementasi di lapangan.

“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen. Namun, saya belum melihat kesesuaian antara yang diucapkan dan yang dilakukan di lapangan. Saya menaruh harapan besar kepada Menteri Keuangan Purbaya agar menyusun kebijakan dan program yang lebih memihak masyarakat kecil serta pelaku UMKM,” katanya.

Lebih lanjut, Ana menegaskan pembangunan akan berdampak optimal bila dimulai dengan melibatkan masyarakat menengah ke bawah dan pengusaha lokal skala kecil untuk membentuk ekosistem usaha yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

“Jika hanya melibatkan pelaku usaha besar atau berdampak pada segelintir orang, ekonomi memang bisa tercatat meningkat, tetapi daya beli masyarakat tetap lemah,” ujarnya.

Ana juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis kajian sains guna mencegah dampak lingkungan yang berujung pada kerusakan ekosistem dan bencana ekologis.

“Pengusaha harus berinovasi, namun pemerintah wajib menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan agar manfaat pertumbuhan dirasakan seluruh rakyat secara berkeadilan,” pungkasnya. (ips)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS