bendera

Kamis, 03 September 2026    06:56 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Gelar Sosialisasi KEK Buleleng: Proyek Bertaraf Global Usung Konsep Tri Hita Karana


JroBudi,    07 Desember 2025,    21:31 WIB

PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Gelar Sosialisasi KEK Buleleng: Proyek Bertaraf Global Usung Konsep Tri Hita Karana
istimewa

Buleleng-Mediaindonesianews.com: PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Holding Company menggelar sosialisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, pada Minggu (7/12). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran TNI, perwakilan Kementerian Kominfo, investor asing, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta unsur pemerintah lainnya.


PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Gelar Sosialisasi KEK Buleleng: Proyek Bertaraf Global Usung Konsep Tri Hita Karana

Direktur Utama PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung, RA Ambarawati Kenconowungu, menegaskan bahwa pembangunan KEK di wilayah Buleleng akan berlandaskan konsep Tri Hita Karana, sebagai filosofi utama dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Tri Hita Karana merupakan konsep pembangunan yang selalu memperhatikan Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan agar pembangunan berjalan secara holistik, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas,” ujar Ambarawati.

Ia menjelaskan bahwa KEK ini akan menjadi kawasan terpadu yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, pendidikan, hingga pusat ekonomi kreatif. Proyek ini juga dirancang dilengkapi fasilitas strategis seperti bandara, pelabuhan kapal pesiar, serta zona komersial yang mengintegrasikan budaya lokal dan teknologi modern.


PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung Gelar Sosialisasi KEK Buleleng: Proyek Bertaraf Global Usung Konsep Tri Hita Karana

Menurut Ambarawati, pembangunan KEK Buleleng telah mendapat dukungan dari berbagai kementerian, termasuk rekomendasi teknis dari pemerintah pusat.

“Proyek ini lahir dari visi besar untuk menghadirkan Bali Utara ke panggung global, dan kami menjalin sinergi erat dengan komunitas serta tokoh lokal,” ujarnya.

Kepala Desa Pejarakan, I Made Astawa, menyampaikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut. Ia berharap KEK dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah. Astawa juga menyatakan bahwa warganya siap menyambut rencana pembangunan bandara, selama memberi manfaat nyata bagi desa dan lingkungan sekitarnya.

Acara sosialisasi turut dihadiri Komisaris PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung I Gede Pasek Wijaya B SH, Komisaris Utama Ir. I Gusti Ngurah Bagus Mudita, serta jajaran direksi lainnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal menuju realisasi KEK Buleleng yang digadang-gadang sebagai kawasan ekonomi baru di Bali Utara dengan orientasi global namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS