bendera

Selasa, 03 November 2026    11:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Lindungi Bali, Gubernur Koster Beri 6 Usulan Evaluasi OSS


JroBudi,    10 Oktober 2025,    21:24 WIB

Lindungi Bali, Gubernur Koster Beri 6 Usulan Evaluasi OSS
Gub Bali (ist)

Denpasar-Mediaindonesianews.com: Gubernur Bali Wayan Koster mengambil langkah tegas terhadap sistem Online Single Submission (OSS) yang dinilai terlalu tersentralisasi dan menggerus kewenangan daerah. Dalam rapat koordinasi evaluasi OSS di Jayasabha, Denpasar, Rabu (9/10), Koster merumuskan enam usulan strategis yang akan disampaikan langsung ke pemerintah pusat dan DPR RI.


Koster menilai sistem OSS saat ini tidak sejalan dengan semangat otonomi daerah dan berpotensi menciptakan ketimpangan serta kerusakan lingkungan di Bali. “OSS yang terlalu tersentralisasi ini sudah tidak sesuai dengan semangat otonomi daerah. Semua kendali ada di pusat, daerah hanya jadi penonton,” tegasnya.

Enam usulan strategis Pemprov Bali diantaranya, Sinkronisasi norma OSS dengan RTRW dan RDTR daerah. Pengembalian kewenangan verifikasi izin ke pemerintah daerah. Klasifikasi ulang sektor usaha, khususnya pariwisata dan perdagangan modern, ke risiko menengah–tinggi. Kenaikan ambang modal PMA untuk daerah padat investasi seperti Bali. Hak koreksi daerah terhadap izin yang melanggar tata ruang dan Kewenangan daerah menentukan bidang usaha yang sudah jenuh.

Koster menyebut, pengambilalihan kewenangan daerah oleh OSS telah menimbulkan berbagai persoalan lapangan, mulai dari pelanggaran tata ruang, ketimpangan akses ekonomi, hingga tekanan terhadap daya dukung lingkungan.


“Bali tidak menolak investasi, tapi investasi harus berpihak pada rakyat, budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Koster.

Ia menegaskan akan membawa langsung usulan tersebut ke kementerian terkait dan DPR RI agar norma OSS direvisi.

Kebijakan OSS selama ini dinilai membuat pemerintah daerah kehilangan kontrol terhadap perizinan usaha, terutama di sektor strategis seperti pariwisata dan properti. Bali, sebagai daerah dengan tekanan investasi tinggi, dinilai perlu mendapat skema kebijakan khusus.

“Bali ini daerah kecil tapi padat investasi. Kalau izin dikelola dari Jakarta, kami tidak punya ruang melindungi kepentingan masyarakat lokal,” tegas Koster, yang kini memasuki periode keduanya sebagai Gubernur Bali (2025–2030).

Langkah tegas Pemprov Bali ini diperkirakan akan memicu debat nasional terkait arah kebijakan perizinan investasi dan porsi kewenangan antara pusat dan daerah. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...

MEDIA INDONESIA NEWS