bendera

Selasa, 21 April 2026    15:37 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


PBB Jadi Petaka Bupati Pati Sudewo Dituntut Mundur dari Jabatan


Andi Z,    13 Agustus 2025,    11:46 WIB

PBB Jadi Petaka Bupati Pati Sudewo Dituntut Mundur dari Jabatan
Kapolres Pati, AKBP Jaka Wahyudi dan Dandim Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto saat berada ditengah-tengah Pendemo tolak kenaikan Pajak dan Bumi Bangunan (PBB)

PATI-Mediaindonesianews.com - Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berubah menjadi pusat perhatian nasional pada Rabu (13/8/2025) ketika ribuan warga tumpah ruah di jalan, menuntut pembatalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen yang diterapkan pemerintahan Bupati Sudewo. Kebijakan tersebut dianggap terlalu memberatkan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih berjuang pasca-pandemi.


Aksi ini dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat sekaligus koordinator lapangan, Botok, yang selama beberapa pekan terakhir menjadi figur sentral perlawanan warga Pati. Sejak pukul 07.00 WIB, massa mulai berdatangan dari berbagai kecamatan menggunakan kendaraan bak terbuka, sepeda motor, hingga berjalan kaki. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Cabut PBB 250%” dan “Sudewo Mundur Sekarang Juga”.

“Ini bukan sekadar aksi unjuk rasa, ini adalah suara hati rakyat. Kami tidak anti pajak, tapi 250 persen itu tidak masuk akal. Pemerintah seolah menutup mata terhadap penderitaan warganya,” teriak Botok dari atas mobil komando yang diparkir di tengah kerumunan.

Suasana di Alun-alun Pati kian memanas saat orator lain bergantian menyampaikan kritik terhadap kebijakan Bupati. Namun, aparat keamanan yang terdiri dari Polres Pati dan Kodim Pati terlihat siaga di berbagai titik, memastikan jalannya aksi tetap tertib.


PBB Jadi Petaka Bupati Pati Sudewo Dituntut Mundur dari Jabatan

Kapolres Pati, AKBP Jaka Wahyudi, yang hadir langsung di lokasi, mengimbau massa untuk menjaga ketertiban. “Kami memahami apa yang dirasakan masyarakat. Aspirasi adalah hak setiap warga negara, tapi mari kita sampaikan dengan damai, tanpa merusak fasilitas umum atau mengganggu ketertiban,” ujarnya dengan suara tegas melalui pengeras suara.

Senada, Dandim Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, mengingatkan pentingnya menghindari provokasi. “Jangan sampai aksi ini dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau kita rusuh, kita sendiri yang rugi. Mari jaga nama baik Pati,” katanya sambil berdialog dengan perwakilan massa di tenda pengamanan.

Meski terpantau kondusif, ketegangan tetap terasa. Setiap teriakan massa menggema di sekitar pusat kota, menandakan betapa besar kemarahan yang tersimpan. Botok menegaskan, aksi ini bukan yang terakhir. “Jika Bupati tidak mencabut kebijakan ini dalam waktu dekat, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar. Kami akan terus bergerak sampai tuntutan dipenuhi,” ujarnya disambut riuh dukungan.

Kenaikan PBB 250 persen ini disebut-sebut sebagai penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), namun warga menilai waktunya tidak tepat dan nilainya terlalu ekstrem. Salah Seorang Pengamat kebijakan publik, menilai kebijakan ini minim komunikasi publik. “Pemerintah daerah perlu mengkaji ulang. Kenaikan signifikan seperti ini seharusnya dilakukan bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi,” jelasnya saat dihubungi.

Kebijakan PBB 250 persen telah memicu krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan Bupati Sudewo.

Kini, semua pihak menunggu langkah selanjutnya. Apakah Bupati akan tetap bertahan dengan kebijakannya, atau memilih mundur demi meredam amarah warga yang semakin meluas? Jawaban itu akan menentukan arah politik Pati di bulan-bulan mendatang.


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Proses balik nama sertipikat tanah dari orang tua ke anak masih kerap membingungkan masyarakat. Selain melibatkan aspek hukum dan administrasi, proses ini juga berkaitan dengan kewajiban pajak
img
Senin, 20 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan materi tentang “Program dan Kebijakan TNI dalam Mendukung Asta Cita Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, kepada peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD)
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis

MEDIA INDONESIA NEWS