bendera

Kamis, 03 September 2026    09:16 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Polemik Sampah Bangli: Pernyataan Berbeda Pj. Sekda dan Kadis DLH


JroBudi,    13 Juni 2025,    01:24 WIB

Polemik Sampah Bangli: Pernyataan Berbeda Pj. Sekda dan Kadis DLH
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Masalah penumpukan sampah di Kota Bangli menimbulkan polemic, setelah Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bangli, I Made Ari Pulasari, S.Sos., dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli, I Putu Ganda Wijaya, mengeluarkan pernyataan yang saling bertolak belakang terkait penyebabnya.


Seperti diketahui pada 12 Juni, Pj. Sekda I Made Ari Pulasari menyatakan bahwa keterlambatan pengangkutan sampah disebabkan oleh kurangnya anggaran dan sopir. Beliau menjelaskan anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk menangani seluruh permasalahan pengangkutan sampah di Kota Bangli.

Sementara di hari yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Putu Ganda Wijaya menyatakan bahwa anggaran untuk pengangkutan sampah tahun 2025 sudah sangat mencukupi.

“tadi saya cek sopir yang harusnya kerja tadi tidak masuk dan sudah dibantu motor viar, besok subuh jam 04.00 tiang akan cek ke Gudang tempat truk mangkal jalan operasional dan saya sampaikan bahwa masalah BBM tercukupi dananya dan tidak kurang” katanya kepada mediaindonesianews.com, Selasa (10/6)


Perbedaan pernyataan ini menimbulkan ketidakjelasan dan meragukan transparansi penggunaan anggaran DLH.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (Jaki) Provinsi Bali Candra Wibawa, mengungkapkan perlunya audit independen terhadap penggunaan anggaran DLH untuk memperjelas situasi dan kondisi yang sebenarnya.

“jangan sampai masyarakat dibuat binggung dengan pernyataan berbeda dua pejabat di Kabupaten Bangli, yang satu bilang kekurangan yang satunya bilang anggaran ada, mana yang benar” katanya.

Lebih lanjut Candra menjelaskan bahwa pihaknya masih melihat banyak penumpukan sampah di beberapa sudut Bangli yang tidak tertangani dengan baik.

“harusnya mereka mencari solusi yang tepat untuk mengatasi penumpukan sampah tersebut, karena memang tugasnya, bukan malah memberikan statement yang membinggungkan serta membiarkan adanya penumpukan sampah” pungkasnya. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS