bendera

Kamis, 16 April 2026    12:51 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


DPN Perkasa Harapkan Tukang Bangunan Bersertifikasi


Leo,    30 Agustus 2023,    17:48 WIB

DPN Perkasa Harapkan Tukang Bangunan Bersertifikasi
Ketua Umum DPN PERKASA, M Kuswandi, ST.,SH.,MM

Jakarta-MediaIndonesianews.com: Mencari tukang bangunan di negeri ini mungkin tak terlalu sulit dilakukan, namun, mencari tukang bangunan yang memiliki sertifikat secara profesional, mungkin bukan pekerjaan mudah, demikian dikatakan Ketua Umum Dewan Pertukangan Nasional (DPN) Perkumpulan Tukang Bangunan Indonesia (PERKASA) M. Kuswandi, ST., SH., MM kepada awak media, Rabu (30/8).

"Ya, di negeri ini, sertifikat tenaga kerja konstruksi masih jadi barang langka. Karena dinilai nonformal, banyak dari pekerja bangunan yang bekerja hanya berdasarkan pengalaman, belajar dari tukang yang lebih senior atau bahkan otodidak. Tak sepenuhnya salah sih, pengalaman memang kerap kali jadi guru terbaik. Akan tetapi, untuk menjadi seorang profesional, sertifikasi dengan ilmu yang tersandar memang sudah jadi keniscayaan. Apalagi buat tenaga konstruksi yang erat kaitannya dengan keselamatan dari sebuah bangunan atau konstruksi." Paparnya

Kuswandi juga menyayangkan banyak tukang bangunan yang belum mengetahui syarat yang tercantum di UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Kalaupun tahu, mereka kebanyakan enggan mengurusnya. Hal ini dikarenakan informasi yang tak lengkap bahkan keliru, terutama soal biaya sertifikasi.

"Berdasarkan data Kementerian PUPR sampai tahun 2020, tercatat hanya 778.472 tukang bangunan yang memiliki sertifikat kompetensi. Jumlah ini hanya sekitar 9,65% dari total jumlah tukang bangunan yang terdata sebanyak 8.066.497 orang. Persentasenya mungkin bisa lebih sedikit lagi jika menyertakan tukang bangunan yang tak terdata." Katanya

Lebih lanjut Kuswandi menjelaskan bahwa untuk mendapatkan sertikat kompetensi tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan hal tersebut berpengaruh kepada tukang bangunan yang berpenghasilan rendah, untuk itu mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.

"Karena tidak mungkin tukang itu sudah berpenghasilan rendah terus mengurus sertifikat, karena untuk sertifikasi juga butuh biaya. Tapi secara undang-undang sebenarnya tukang-tukang tidak perlu khawatir karena kontraktor-kontraktor wajib bersertifikat. Developer, Kontraktor, Konsultan itu wajib mensertifikasi tukang-tukangnya di kontraknya sudah bunyi seperti itu, cuma memang mereka bandel nih belum dapat melaksanakan undang-undang secara baik," ujarnya di sela-sela acara Indonesia Housing Forum 2023.

Kuswandi berharap dalam pembangunan rumah bersubsidi kalau tukangnya berkualitas dan bersertifikat mestinya kualitas-kualitas yang jelek itu tidak terjadi.

"Pemerintah ini sudah punya UU wajib bersertifikat haruslah dianggarkan tukangnya bersertifikat, di sertifikasi," pungkasnya (Leo)




banner
NASIONAL
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) dan HAM TNI membuka Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakorniskum) TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Mako Akademi TNI pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah

MEDIA INDONESIA NEWS