bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Jaga Suplai Valas Pemerintah Evaluasi 900 Komoditas Impor


Novia Prashanti,    30 Agustus 2018,    20:19 WIB

Jaga Suplai Valas Pemerintah Evaluasi 900 Komoditas Impor

Jakarta - Upaya pemerintah meninjau 900 komoditas impor yang seluruhnya barang konsumsi bukan hanya sekadar membenahi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang melebar hingga 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).


Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan mengatakan misi pemerintah meninjau 900 komoditas impor untuk menjaga suplai valas tetap terpenuhi sesuai kebutuhan.

"Sebenarnya masalah CAD masih di bawah 3% itu masih oke, tidak masalah kok, tapi mungkin memang dari arah financing account-nya yang akan turun," kata Anton dalam Macroeconomic Outlook di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Arus modal yang keluar dari Indonesia harus direspons dengan sejumlah kebijakan, di antaranya mengevaluasi 900 komoditas impor hingga penerapan B20.


"Itu karena pasar cari safe haven di AS khususnya," papar dia.

Anton melanjutkan, peninjauan 900 komoditas impor ini pun bukan berarti pemerintah menyetop melainkan diatur kembali melalui penyesuaian tarif pajak penghasilan (PPh) impor.

"Ini hanya announcement effect agar impor konsumsi lebih rendah. Impor consumer goods itu meningkat lebih cepat dibandingkan raw matrerial dan capital goods. Kalau dua itu kan pengaruhnya ke produksi dan industri, makanya dikenakan ke consumer goods," jelas dia.

Seperti diketahui, Kementerian Keuangan menegaskan bahwa penyesuaian tarif pajak penghasilan (PPh) impor tidak diberlakukan kepada seluruh komoditas atau dipukul rata.

"Jadi kita akan evaluasi per jenis produk, tidak dipukul rata," kata Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro BKF Adriyanto saat dihubungi detikFinance.

Peninjauan ulang 900 komoditas impor itu dilakukan dalam rangka membenahi transaksi berjalan yang masih defisit. Pemerintah ingin menghemat devisa demi menjaga nilai tukar rupiah stabil.

Adriyanto mengatakan, penyesuaian tarif PPh impor terhadap 900 komoditas impor yang lagi ditinjau pun belum sampai tahap final. Meskipun targetnya bisa rampung pada September tahun ini.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS