bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Petani Berharap Pupuk Hayati CBN Menjadi Solusi


benz,    25 November 2021,    07:52 WIB

Petani Berharap Pupuk Hayati CBN Menjadi Solusi
Petani Berharap Pupuk Hayati CBN Menjadi Solusi

Sleman-mediaindonesianews.com: Guna meningkatkan taraf hidup petani di Indonesia PT. Campak Bumi Nusantara (PT CBN) menggelar Demoplot dengan Kelompok Tani Ngudi Makmur, Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Jogjakarta, Selasa (24/11).


Petani Berharap Pupuk Hayati CBN Menjadi Solusi

Dalam kegiatan tersebut PT CBN mengandeng Kelompok Tani mengedukasi petani untuk menganalisa manajemen keuangan petani melalui pengunaan pupuk hayati.

Heru Surindro, S.P, Direktur Utama PT. CBN mengatakan bahwa di pilihnya Kabupaten Sleman sebagai Demoplot untuk pengunaan pupuk hayati karena Kabupaten tersebut merupakan salah satu lumbung padi di Jogja

“pertemuan tersebut membahas penggunaan pupuk hayati yang dinilai aman dan bisa meningkatkan produksi tanaman karena perkembangan teknologi pertanian khususnya teknik penanaman padi sangatlah penting bagi para petani dan salah satu elemen terpinting adalah pengunaan pupuk” ujarnya, Selasa (24/11)


Petani Berharap Pupuk Hayati CBN Menjadi Solusi

Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa PT CBN memproduksi pupuk cair organik yang aman bagi tanaman dan mengurangi ongkos produksi sehingga petani mendapat untung lebih banyak dari hasil tanamanya.

“1 hektar sawah rencananya akan diberikan (demoplot) pupuk cair organik dengan harapan bisa membantu para petani memperoleh hasil yang maksimal saat panen nanti” jelasnya

Sementara itu, Sugiman salah satu petani menyambut baik kegiatan (demoplot) tersebut dan berharap hal ini menjadi solusi dalam pengadaan pupuk karena jika petani mengandalkan pupuk (urea) kimia dikawatirkan perkembangan tanah mempengaruhi tanaman, selain itu mengantisipasi seringnya terjadi kelangkaan pupuk.

“selain itu kami mengatisipasi, karena sering terjadi kelangkaan pupuk urea dan hal ini tidak bias kami prediksi dan kami berharap dengan adanya pupuk cair hayati ini selain menekan pengeluaran kami juga berharap mendapatkan hasil yang maksimal” katanya (benz)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS