bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Penyaluran LPG 3 Kg Bakal Lampaui Kuota APBN 2018


Ahmad Yusuf,    29 Agustus 2018,    14:45 WIB

Penyaluran LPG 3 Kg Bakal Lampaui Kuota APBN 2018

Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan konsumsi Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (kg) bersubsidi tahun ini bakal melampaui kuota Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sekitar 170 ribu metrik ton (MT) menjadi sekitar 6,62 juta MT. Proyeksi tersebut lebih tinggi sekitar 5 persen dari realisasi penyaluran tahun lalu yang mencapai 6,29 juta MT.


Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina Mas'ud Khamid mengungkapkan kelebihan penyaluran elpiji melon sebenarnya telah terjadi sepanjang Januari - Juli 2018.

"Realisasi penyaluran LPG 3 kg hingga Juli 2018 sebesar 3,759 juta MT atau over kuota 1,1 persen dari target proporsional Juli 2018," ujar Mas'ud saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR pada Selasa (28/8).

Konsumsi elpiji bersubsidi memang terus naik dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Pertamina, pada 2015 total penyaluran elpiji subsidi mencapai 5,57 juta MT. Selang setahun, konsumsi elpiji tumbuh 7,9 persen menjadi 6,04 juta MT. Tahun lalu, realisasi penyaluran elpiji bersubsidi mencapai 6,29 juta MT atau menanjak 4,8 persen secara tahunan.


Tahun depan, kuota LPG 3 kg pada Nota Keuangan 2019 ditetapkan sebesar 6,98 juta MT atau naik sekitar 5,4 persen dari proyeksi realisasi tahun ini. Kuota tersebut dibuat dengan asumsi tahun depan pemerintah belum memberlakukan kebijakan distribusi tertutup penyaluran elpiji.

Jumlah kuota elpiji 3 kg 2019 telah memperhitungkan kebutuhan hari raya keagamaan serta tambahan pengguna LPG 3 kg di tahun 2018, yaitu sebesar 531,13 ribu rumah tangga dan usaha mikro serta 25 ribu nelayan.

Kuota tersebut juga dibuat dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5 persen.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS