bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    07:08 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Di NTT Jumlah Babi Ternak Tembus Jutaan Ekor


Ahmad Furqon,    29 Agustus 2018,    14:42 WIB

Di NTT Jumlah Babi Ternak Tembus Jutaan Ekor

Kupang - Populasi ternak babi yang tersebar di 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga akhir 2017 tercatat sebanyak 2.073.446 ekor. Jumlah populasi ternak babi tersebut meningkat dibanding tahun 2016 sebanyak 1.845.408 ekor.


"Populasi ternak babi di NTT selama 11 tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2006, populasi babi tercatat sebanyak 1.385.961 ekor, meningkat menjadi 1.669.705 pada tahun 2011 dan menjadi 1.845.408 pada tahun 2016 dan tahun 2017 sebanyak 2.073.446," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dany Suhadi, Kupang, Senin, 27 Agustus 2018.

Dia menuturkan jumlah babi yang dipotong setiap tahun terus meningkat selama 11 tahun terakhir ini.

Pada tahun 2006, jumlah ternak babi yang dipotong sebanyak 597.696 ekor, meningkat menjadi 788.229 ekor pada tahun 2011, dan 792.295 ekor pada tahun 2016 dan 811.265 ekor pada tahun 2017.


Ia mengatakan produksi daging babi pada tahun 2011 tercatat 26.605.080 kg, meningkat menjadi 32.682.170 kg pada tahun 2016 dan menjadi 33.464.681 kg pada tahun 2017.

"Jadi rata-rata produksi daging babi setiap bulan mencapai 2.788.723 kg," katanya.

Dia menambahkan, konsumsi daging babi di NTT terbanyak yakni 50 persen, disusul unggas 25 persen, daging sapi 18 persen, kambing dua persen, kerbau dua persen dan kuda serta domba masing-masing satu persen.

Menurut dia, pendorong usaha ternak babi di provinsi berbasis kepulauan itu adalah dukungan faktor sosial dan budaya. Bagi orang NTT, pesta tanpa daging babi ibarat sayur tanpa garam.

Faktor lain adalah kebutuhan daging babi meningkat seiring dengan makin banyaknya rumah makan se'i babi, babi tore, roti babi, sate babi dan bakso babi di daerah tersebut.

"Setiap hari bisa 100 ekor babi di potong untuk memenuhi kebutuhan rumah makan," katanya.

Dany menuturkan faktor pendorong lain adalah usaha ternak babi menguntungkan secara finansial. Perputaran uang cash flow cepat karena bibit babi berusia dua bulan bisa dipotong pada usia delapan bulan dan menjadi sumber pendapatan rumah tangga.


banner
NASIONAL
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi

MEDIA INDONESIA NEWS