bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Bisnis Kambing Etawa di Kabupaten Agam Terus Berkembang


dee maz,    06 Juli 2020,    13:19 WIB

Bisnis Kambing Etawa di Kabupaten Agam Terus Berkembang

MINews - Lubuk Basung :  Usaha ternak Kambing Etawa di Kabupaten Agam terus berkembang. Seperti di Kecamatan Tanjung Raya, tepatnya di Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang, ada peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Insan yang beternak kambing jenis itu terus menunjukkan hasil positif.


Kelompok ternak yang berada sekitar 500 meter dari tepi Danau Maninjau itu aktif sejak tahun 2019 kini telah memiliki 25 ekor Kambing Etawa. Bahkan, kelompok ternak itu berencana menjadikan Jorong Nagari sebagai, “kampung kambing”.

Sekretaris Kelompok Ternak Insan Jorong Nagari, Heris menjelaskan, Kambing Etawa yang dikelolanya bersumber dari bantuan Bapedas Agam Kuantan sebanyak 15 ekor, dan saat ini sudah berkembang menjadi 25 ekor.

Disebutkan, sejumlah masyarakat Jorong Nagari optimis, kegiatan beternak Kambing Etawa, sangat menjanjikan.


“Modal awal kami hanya Rp2 juta untuk pembuatan kandang. Selanjutnya dibantu Bapedas Agam Kuantan,” jelasnya.

Saat ini, kelompok ternak yang beranggotakan 14 orang itu, sedang dalam proses pengembangan susu perah untuk dipasarkan.

“Saat ini, produksi susu, masih untuk konsumsi anggota dan belum dijual, karena jumlahnya masih terbatas, ” ujarnya.

Namun, satu tahun kedepan, pihaknya menargetkan, produksi susu sudah bisa dipasarkan.

Ditambahkan, dengan usia kelompok peternak yang baru terbentuk setahun itu, akan terus meningkatkan ilmu ternaknya melalui bimbingan dari Universitas Andalas (Unand), Padang dan sejumlah lembaga yang berkompeten untuk itu.

“Kita bertekad untuk mewujudkan Jorong Nagari sebagai kampung kambing,” tegasnya.

Heris menambahkan, bahwa, apabila progress kelompok ternak yang dikelolanya terus naik, maka Ditjen PKH Kementerian Pertanian akan membantu pendirian rumah susu di kampungnya.

“Baru-baru ini kita dikunjungi Ditjen PKH. Ia menjanjikan akan mendirikan rumah susu apabila kelompoknya terus berkembang,” jelasnya.

Hal itu menjadi motivasi tersendiri bagi kelompok ternak tersebut, sehingga para anggota kelompok makin gencar mensosialisasikan kepada masyarakat terkait prospek beternak kambing yang sangat menjanjikan tersebut.

Bahkan, bagi masyarakat yang ingin membeli kambing akan dijual dengan harga murah dari harga pasaran.

“Dengan syarat, masyarakat harus memiliki kandang sendiri,” ulasnya. 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS