bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Pengusaha Sri Lanka Antusias Hadiri Temu Bisnis Indonesia bertemakan the Ease of Doing Business in Indonesia


dee maz,    16 Maret 2020,    20:48 WIB

Pengusaha Sri Lanka Antusias Hadiri Temu Bisnis Indonesia bertemakan the Ease of Doing Business in Indonesia

Colombo, Sri Lanka – MINews : KBRI Colombo bekerja sama dengan Federation of Chamber of Commerce and Industry Sri Lanka (FCCISL) mengadakan temu bisnis dengan tema the Ease of Doing Business in Indonesia pada tanggal 11 Maret 2020, bertempat di Hotel Renuka, Colombo. Acara ini dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI Colombo, I Gusti Ngurah Ardiyasa dan dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta.


Pada sesi pembukaan, Duta Besar Ardiyasa menyampaikan “potensi ekonomi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian yang paling stabil selama beberapa tahun terakhir, potensi demografis Indonesia serta kekuatan kelas ekonomi menengah ke atas di Indonesia dan kecenderungan meningkatnya pengeluaran untuk hal-hal yang bersifat “leisure"."

Selain perdagangan kedua negara, Dubes Ardiyasa menyampaikan potensi kerja sama investasi kedua negara dengan berbagai perubahan dan perbaikan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh President FCCISL, Shirley Jayawerdana, dan Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, H.E. Yasoja Gunasekera dalam pesan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal FCCISL.


Beberapa pertanyaan seperti mekanisme dan prosedur pengajuan ijin usaha di Indonesia, fasilitasi ekspor dari Sri Lanka ke Indonesia, potensi kerja sama di bidang permata dan perhiasan, produk ekspor dan impor yang menjadi prioritas Indonesia, serta permintaan untuk daftar eksportir Indonesia serta agenda pameran skala internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia menjadi pertanyaan yang dikemukakan oleh peserta temu bisnis.

Selain pebicara dari KBRI Colombo, hadir pula sebagai pembicara yakni Mr. Ali Caderbhoy, dan Mr. Anton Godfrey yang selama puluhan tahun telah menjalin kerja sama dengan Indonesia. Para pembicara menyampaikan kemudahan-kemudahan serta perkembangan terkini iklim bisnis di Indonesia dan mengajak para pengusaha yang hadir untuk terus menjalin hubungan bisnis dengan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, KBRI Colombo juga melakukan promosi produk-produk Indonesia dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Inacraft ke-22 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 – 19 April 2020.

Diharapkan kegiatan serupa dapat semakin sering dilaksanakan sehingga dapat terus mendorong peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS